Jurnalis Italia Sarankan AC Milan Pinjamkan Camarda dan Comotto ke Tim Serie B: Menit Bermain Lebih Penting 

Francesco Camarda
Francesco Camarda  Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan 
0 Komentar

Menurutnya, hubungan Leao dengan Milan tampaknya sudah mendekati akhir. Ia bahkan mengaku tidak akan terkejut jika penyerang asal Portugal tersebut hengkang dalam waktu dekat.

“Saya menilai kontribusinya berada di angka enam hingga tujuh. Sejujurnya saya sudah tidak sabar melihatnya pergi. Ucapan-ucapannya belakangan ini justru merugikan Milan karena membuat klub semakin sulit meningkatkan nilai jualnya di bursa transfer,” kata Longoni.

Meski demikian, ia tetap mengakui bahwa Leao memiliki peran besar dalam perjalanan Milan meraih gelar Serie A beberapa musim lalu.

Baca Juga:Inter Milan Sukses Rekrut John Stones Tanpa Biaya Transfer: Kontrak 2 Tahun, Gaji Rp80 Miliar per MusimMike Maignan dan Youssouf Fofana Kompak Hapus Biodata Pemain AC Milan di Media Sosial

“Dia memberikan banyak kenangan indah, terutama saat musim Scudetto. Ada begitu banyak pertandingan hebat yang ia mainkan, tetapi ada juga banyak laga yang membuat kami kecewa. Sangat disayangkan karena saya merasa dia terlalu cepat merasa puas dengan pencapaiannya,” tambahnya.

Longoni juga memberikan pandangannya mengenai peran Luka Modric di skuad AC Milan musim ini.

Gelandang veteran asal Kroasia itu dinilai masih memiliki kualitas luar biasa, tetapi penggunaannya harus diatur secara cermat mengingat faktor usia.

Ia berharap Ruben Amorim tidak memaksakan Modric bermain di setiap pertandingan, sebagaimana yang dilakukan Real Madrid pada musim terakhir sang pemain di Santiago Bernabeu.

“Modric harus dikelola seperti musim terakhirnya di Real Madrid. Dia tidak bisa bermain terus-menerus. Bahkan saya berharap dia bersedia mengurangi atau menghentikan sementara tugas bersama tim nasional agar kondisi fisiknya tetap terjaga sepanjang musim,” ujarnya.

Pandangan Longoni sejalan dengan harapan banyak pendukung AC Milan yang ingin melihat klub mampu menyeimbangkan ambisi meraih prestasi dengan pembangunan tim jangka panjang.

Memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda seperti Camarda dan Comotto melalui skema peminjaman dinilai bisa menjadi langkah terbaik, sementara pengalaman Modric diharapkan menjadi mentor berharga bagi generasi baru Rossoneri.

Baca Juga:Andrea Pirlo Terancam Gagal Jadi Pelatih Timnas ItaliaRodri Bintang Bursa Transfer: Diperebutkan PSG, Real Madrid, dan Barcelona

Kini keputusan sepenuhnya berada di tangan pelatih Ruben Amorim dan manajemen AC Milan.

Apakah Camarda dan Comotto akan dipertahankan sebagai pelapis di tim utama atau dipinjamkan ke klub Serie B demi mendapatkan jam terbang lebih banyak, akan menjadi salah satu keputusan penting menjelang dimulainya musim 2026/2027.

0 Komentar