Gabung Colo-Colo, Kiper Tanjung Verde Dilarang Gunakan Nama Punggung Vozinha

Vozinha
Vozinha  Foto: Tangkapan layar Instagram@vozinha1 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kiper veteran tim nasional Tanjung Verde, Josimar José Évora Dias, kembali menjadi sorotan setelah resmi bergabung dengan klub raksasa Chile, Colo-Colo, dengan status bebas transfer.

Namun, sebelum sempat menjalani debut resminya, penjaga gawang yang lebih dikenal dengan nama Vozinha itu sudah dihadapkan pada persoalan yang cukup unik.

Alih-alih berkaitan dengan performa di lapangan, masalah yang dihadapi Vozinha justru menyangkut nama yang akan tercetak di punggung seragamnya.

Baca Juga:Pelatih AC Milan Halangi Transfer Yunus Musah ke LazioAS Roma dan Bologna Barter Striker: Santiago Castro Tukar Guling dengan Artem Dovbyk

Menurut laporan media Chile, Redgol, regulasi Primera División Chile melarang pemain menggunakan nama panggilan atau julukan pada jersey resmi pertandingan.

Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 36 regulasi kompetisi yang mewajibkan setiap pemain mengenakan nama belakang asli mereka di bagian belakang seragam.

Artinya, jika tidak ada perubahan aturan, nama “Vozinha” yang selama bertahun-tahun melekat pada karier sang kiper tidak akan bisa digunakan selama membela Colo-Colo.

Sebagai gantinya, ia harus mengenakan jersey dengan nama belakangnya, yakni Dias, atau sesuai ketentuan yang ditetapkan operator liga.

Meski demikian, peluang agar nama Vozinha tetap terpampang di jersey belum sepenuhnya tertutup.

Satu-satunya jalan adalah Colo-Colo mengajukan permohonan khusus kepada Dewan Presiden Primera División Chile agar memberikan pengecualian terhadap aturan tersebut.

Namun hingga saat ini belum ada indikasi bahwa operator liga akan mengubah regulasi yang sudah berlaku cukup lama.

Baca Juga:Kasus Pirlo Buat Maldini dan Leonardo Tinggalkan Timnas Italia: Proyek Baru FIGC Berantakan Jurnalis Italia Sarankan AC Milan Pinjamkan Camarda dan Comotto ke Tim Serie B: Menit Bermain Lebih Penting 

Jika permohonan itu ditolak, maka salah satu julukan paling terkenal di sepak bola Afrika akan menghilang dari lapangan hijau, setidaknya selama Vozinha bermain di Liga Chile.

Padahal, nama tersebut telah menjadi identitas sang pemain sejak awal karier profesionalnya dan dikenal luas oleh pencinta sepak bola dunia, terutama setelah penampilannya yang luar biasa di Piala Dunia 2026.

Nama Vozinha melejit ke panggung internasional berkat aksi heroiknya bersama tim nasional Tanjung Verde pada Piala Dunia FIFA 2026.

Sebagai kapten tim, kiper berusia 40 tahun itu memimpin negaranya yang berstatus debutan sekaligus menjadi negara dengan populasi terkecil kedua di turnamen tersebut.

0 Komentar