RADARTASIK.ID – Fiorentina terus bergerak aktif pada bursa transfer musim panas demi menyempurnakan skuad racikan pelatih Fabio Grosso.
Setelah mendatangkan beberapa pemain anyar, kini klub berjuluk La Viola itu mengalihkan fokus untuk memperkuat sektor bek kanan.
Nama yang berada di urutan teratas daftar incaran adalah bek asal Portugal, Joao Mario, yang baru kembali ke Juventus setelah menjalani masa peminjaman selama enam bulan bersama Bologna.
Baca Juga:Sukses Gaet Summerville, Al Hilal Ledek AS Roma: Semua Jalan Menuju RiyadhPrancis Akali Aturan Gaji Pelatih demi Zinedine Zidane
Pemain berusia 25 tahun tersebut dipastikan tidak masuk dalam rencana pelatih Juventus, Luciano Spalletti, untuk musim 2026/2027.
Karena itu, Bianconeri siap melepas sang pemain apabila ada tawaran yang sesuai.
Menurut laporan jurnalis transfer Italia Gianluca Di Marzio, pembicaraan antara Fiorentina dan Juventus kini semakin intensif.
Kedua klub sedang mencari kesepakatan, baik terkait nilai transfer maupun formula kepindahan Joao Mario.
Fiorentina lebih memilih merekrut Joao Mario dengan status pinjaman disertai hak opsi pembelian permanen di akhir musim.
Skema tersebut dinilai menjadi solusi terbaik bagi La Viola karena dapat mengurangi beban pengeluaran di awal musim, sekaligus memberi kesempatan kepada Fabio Grosso untuk mengevaluasi performa sang pemain sebelum mengambil keputusan permanen.
Fabio Paratici, yang kini bertugas membangun kembali kekuatan Fiorentina, menjadikan Joao Mario sebagai target utama di posisi bek kanan.
Baca Juga:Ayah Messi Beli Rumah di Milan, Fans Inter Tertipu soal Transfer La PulgaPirlo Kandidat Terkuat Pelatih Italia Jika Maldini Gagal Rayu Guardiola
Ia menilai mantan pemain Bologna itu memiliki karakter permainan yang cocok dengan filosofi menyerang yang ingin diterapkan Grosso.
Selama memperkuat Bologna pada paruh kedua musim lalu, Joao Mario tampil dalam 15 pertandingan dan berhasil mencetak dua gol.
Penampilannya cukup menjanjikan meski tidak sepenuhnya mampu mengangkat performa tim.
Di sisi lain, Juventus tidak keberatan melepas Joao Mario pada bursa transfer kali ini.
Manajemen Bianconeri telah membuka peluang transfer dengan status pinjaman. Namun, Juventus menginginkan adanya klausul hak tebus yang nilainya berada di kisaran 8 hingga 9 juta euro.
Dengan kurs 1 euro = Rp20.000, nilai tersebut setara sekitar Rp160 miliar hingga Rp180 miliar.
Angka itu dianggap sebagai jalan tengah agar Juventus tetap bisa meminimalkan kerugian dari investasi yang mereka keluarkan saat mendatangkan Joao Mario setahun lalu.
