Pirlo Kandidat Terkuat Pelatih Italia Jika Maldini Gagal Rayu Guardiola

Andrea Pirlo
Andrea Pirlo Foto: Tangkapan layar Instagram@andreapirlo21
0 Komentar

Meski belum mengumumkan rencana cadangan secara resmi, pernyataan Leonardo dianggap memberikan petunjuk kuat bahwa Andrea Pirlo menjadi kandidat paling realistis apabila Guardiola menolak.

Leonardo menjelaskan bahwa FIGC mencari pelatih yang memiliki filosofi sepak bola sejalan dengan arah baru yang sedang dibangun.

“Kami menginginkan pelatih yang cara berpikirnya sejalan dengan kami. Yang paling penting adalah adanya kesamaan visi antara pelatih dan direktur teknik,” ujar Leonardo.

Kriteria tersebut dinilai sangat cocok dengan Pirlo.

Baca Juga:Presiden Torino Tak Setuju dengan Ide Maldini Bangkitkan Timnas Italia: Sindir Target Jangka Panjang FIGCMaldini Akui Lebih Dahulu Rayu Ancelotti sebelum Guardiola untuk Jadi Pelatih Timnas Italia

Mantan gelandang legendaris Italia itu dikenal memiliki filosofi permainan modern yang menekankan penguasaan bola, keberanian menyerang, serta pengembangan pemain muda.

Selain itu, Pirlo dinilai lebih mudah beradaptasi dengan struktur baru FIGC yang akan dipimpin oleh Paolo Maldini dan Leonardo dibandingkan pelatih-pelatih mapan seperti Antonio Conte atau Roberto Mancini, yang selama ini terbiasa memiliki kewenangan besar dalam mengelola tim.

Meski demikian, menunjuk Andrea Pirlo juga mengandung risiko.

Pengalaman melatihnya masih relatif terbatas jika dibandingkan dengan Guardiola, Ancelotti, Conte, maupun Mancini.

Karena itu, jika Pirlo benar-benar dipercaya menjadi pelatih Timnas Italia, ia akan sangat bergantung pada dukungan penuh dari Maldini dan Leonardo yang kini memegang kendali arah teknis sepak bola Italia.

Di sisi lain, tidak semua pihak sepakat dengan opsi tersebut.

Presiden Torino, Urbano Cairo, misalnya, secara terbuka menyatakan bahwa Antonio Conte merupakan sosok yang lebih tepat untuk menangani Gli Azzurri karena memiliki pengalaman panjang dan terbukti mampu membawa perubahan dalam waktu singkat.

Bagi FIGC, penunjukan pelatih baru hanyalah langkah awal dari proyek besar yang sedang dirancang.

Paolo Maldini dan Leonardo ingin membangun Club Italia, sebuah sistem yang menghubungkan Timnas senior, seluruh tim kelompok umur, hingga sektor teknik dalam satu filosofi permainan yang sama.

Leonardo menilai sepak bola Italia telah tertinggal dibandingkan negara-negara lain.

Baca Juga:AS Roma Gagal Rekrut Summerville dan Garnacho, Antonio Nusa Jadi Impian Terakhir Gasperini Arsenal Bidik Pemain Buangan PSG, Rodri Ingin Gabung Real Madrid 

“Sepak bola Italia sudah tertinggal. Kami ingin mengembalikan fokus pada kualitas permainan, pengembangan pemain muda, dan identitas sepak bola Italia,” jelasnya.

Sementara itu, Maldini menyebut tugas barunya sebagai “panggilan negara” yang sulit ditolak.

0 Komentar