“Media sosial itu ibarat pisau. Kalau digunakan dengan bijak akan bermanfaat, tetapi kalau jatuh ke tangan yang salah bisa membahayakan. Orang tua harus terus memberikan perhatian, perlindungan dan pengawasan kepada anak-anaknya,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto menuturkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil respons cepat jajaran Polsek Mangkubumi yang didukung kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, laporan orang tua diterima pada Selasa sekitar pukul 14.00 WIB dan kurang dari dua hari kemudian seluruh anak berhasil ditemukan dalam kondisi sehat.
Baca Juga:KKN Tematik UMB Dorong Solusi Sampah Berbasis Teknologi, Mahasiswa Ditantang Jadi Agen PerubahanPKB Kota Tasikmalaya Terus Perkuat Akar Rumput, Target Menang Pileg 2029
“Pengaduan masyarakat langsung kami tindak lanjuti. Berkat kolaborasi bersama TNI, pemerintah daerah, P2TP2A, pemerintah kecamatan, kelurahan dan masyarakat, ketiga anak berhasil ditemukan dalam keadaan sehat,” katanya.
Ia mengajak masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan persoalan serupa agar dapat segera ditangani melalui kepolisian maupun unsur tiga pilar di tingkat wilayah.
“Silakan sampaikan pengaduan kepada kepolisian, Babinsa, Bhabinkamtibmas maupun pemerintah setempat. Semua akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Kapolsek Mangkubumi Iptu Ipan Faisal menjelaskan, pencarian dimulai sesaat setelah keluarga melaporkan hilangnya anak pada Selasa.
Malam harinya polisi memperoleh informasi keberadaan korban di wilayah Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya.
Tim gabungan kemudian bergerak bersama keluarga korban, Babinsa, pemerintah kecamatan dan kelurahan serta berkoordinasi dengan Polsek Cigalontang.
“Hari pertama kami menemukan dua anak. Selanjutnya kami terus mengembangkan informasi hingga sekitar 10 sampai 12 jam kemudian korban ketiga berhasil ditemukan di wilayah perbatasan Cigalontang dan Singaparna,” jelasnya.
Baca Juga:Korsleting Listrik SDN Citapen Jadi Alarm, Wali Kota Tasikmalaya Minta Audit Instalasi Sekolah TuaKebakaran SDN Citapen Tasikmalaya! Diduga Korsleting Listrik, Gudang Ludes dan Dua Kelas Dialihkan Daring
Seluruh anak kemudian dibawa ke Polsek Mangkubumi sebelum diserahkan kembali kepada keluarga dalam keadaan sehat.
Ipan menegaskan, hasil penyelidikan sementara tidak menemukan indikasi penculikan ataupun keterlibatan kelompok tertentu sebagaimana isu yang sempat beredar di media sosial.
“Dari keterangan sementara, mereka pergi bersama teman. Tidak ada yang membawa kabur dan bukan dilakukan anak punk. Saat ini penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwanya,” tegasnya.
Sebelumnya, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DPPKBP3A Kota Tasikmalaya memastikan ketiga anak akan menjalani asesmen oleh pekerja sosial.
