TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Gagasan sederhana mengolah kelapa menjadi minuman kekinian berhasil mengantarkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Tim UMTAS berhasil meraih juara III kategori bisnis kuliner siap saji dalam Bootcamp Studentpreneur Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) 2026.
Kompetisi yang diikuti perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia itu berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Taman Rekreasi Sengkaling, Malang, pada 17-19 Juli 2026. Adapun delegasi UMTAS terdiri atas Rois Bustomi, Tashya Nurevprelia Setiani, dan Fitra Fitriyani.
Baca Juga:BREAKING NEWS! SDN Citapen Kota Tasikmalaya KebakaranTarif Pelepasan Status WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Menkum: Hanya Berdampak pada Segelintir Orang
Dosen PTI UMTAS, Muhammad Taufiq, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UMTAS mampu bersaing dengan peserta dari berbagai PTMA di Indonesia.
Menurutnya, capaian itu tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang dilakukan oleh Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan di bawah Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA).
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari kualitas pembinaan, kinerja, serta kreativitas mahasiswa di bawah naungan LPKA bagian Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan UMTAS. Alhamdulillah, prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UMTAS mampu bersaing secara sejajar dengan talenta-talenta unggulan dari PTMA ternama lainnya di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, UMTAS mendapat kesempatan mengikuti ajang tersebut karena memiliki inkubator bisnis resmi yang menjadi bagian dari jejaring MCEBI. Sebelum tampil pada babak utama, tim mahasiswa harus melewati serangkaian tahapan seleksi, mulai dari pengajuan proposal bisnis, penyusunan pitch deck, hingga seleksi video.
Dalam kompetisi tersebut, tim UMTAS mengusung produk Coconut Shakedung, minuman berbahan dasar kelapa yang dikembangkan sebagai produk siap saji dengan nilai tambah lebih tinggi.
Produk ini memadukan air dan daging kelapa dengan es krim, namun tetap mengusung konsep minuman sehat tanpa gula tambahan sehingga kaya elektrolit alami, serat, dan vitamin C.
“Produk yang diusung oleh tim UMTAS bernama ‘Coconut Shakedung’, sebuah inovasi minuman siap saji. Keunggulan utamanya terletak pada peningkatan nilai tambah komoditas kelapa lokal. Jika kelapa biasanya disajikan secara konvensional, ‘Coconut Shakedung’ dikemas secara modern dengan tambahan ice cream, namun tetap menjaga konsep minuman sehat tanpa gula tambahan,” katanya.
