Bupati Pangandaran Turun Tangan, Minta Konflik Agraria di Cigugur Diselesaikan Secara Damai

konflik agraria pangandaran, petani karet
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bertemu dengan perwakilan petani karet dari Cisodong Desa Campaka di Pendopo, Rabu (22/7/2026). (foto istimewa)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan memfasilitasi mediasi antara pihak-pihak terkait, dalam pusaran konflik agraria di Cisodong Blok Cipeuteuy, Desa Campaka, Kecamatan Cigugur. Meskipun sudah diselidiki polisi, polemik ini diharapkan bisa selesai secara damai.

Bupati Pangandaran Hj Citra Pitriyami mengatakan pihaknya telah bertemu dengan pihak-pihak terkait dalam konflik di Cisodong dan akan memfasilitasi mereka untuk dipertemukan nanti.

“Yang konflik agraria itu, saya sudah bertemu dengan penyadap itu, barusan saya sudah bertemu dengan teman-teman SPP yang ada di Pangandaran. Pada prinsipnya, kita sama-sama orang Pangandaran, damai lah,” katanya kepada Wartawan Rabu (22/7/2026).

Baca Juga:Pemangkasan TPP ASN Pemkot Tasikmalaya Diusulkan 40%Imbalan 5% Tidak Berubah, Vendor Desak Pembentukan Satgas Penertiban Parkir di Kota Tasikmalaya

Citra mengatakan, jika melihat respon antara kedua belah pihak, harusnya semua sudah clear dan tinggal dipertemukan saja. “Dipertemukan sesama masyarakat Pangandaran. Kita nanti undang dari PTPN, pimpinan SPP dan juga BPN, untuk berdiskusi,”ujarnya.

Koordinator Petani Cisodong Desa Campaka Kecamatan Cigugur Ucep mengatakan pihaknya diundang oleh Bupati Pangandaran, untuk membahas soal konflik agraria yang terjadi di wilayahnya.

“Kami memohon, agar menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Kabupaten Pangandaran, khususnya yang ada di wilayah Cisodong,” ujarnya.

Ia mengatakan, bupati akan mengundang semua pihak yang bersangkutan, apalagi sudah terbentuknya tim reforma agraria di Kabupaten Pangandaran.

Ucep siap mendampingi bupati untuk meninjau ke lokasi yang diduga menjadi wilayah konflik tersebut.

Sebelumnya, Polres Pangandaran menyatakan telah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana pengrusakan terhadap puluhan pohon karet di di area perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 yang berada di Kebun Afdeling Bulak Cisodong Blok Cipeuteuy, Desa Campaka, Kecamatan Cigugur.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, melalui Kasat Reskrim Polres Pangandaran AKP Idas Wardias mengatakan bahwa penanganan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:Kasus Diare Kota Tasikmalaya Tembus 11.115, Ada yang Karena Seblak PedasImbalan Urus Parkir 5% Diatur Perwalkot, Dishub Kota Tasikmalaya Sebut Itu Sudah Disepakati dalam Kerja Sama

Terdapat beberapa laporan yg masuk terkait peristiwa tersebut, semua akan ditindak lanjuti sesuai prosedur secara profesional ujar Kasat Reskrim

“Penyidik masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan, di antaranya memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, serta mendalami seluruh informasi yang diperoleh. Kami akan menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur,” ucapnya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar