RADARTASIK.ID – Bek Timnas Argentina, Lisandro “Licha” Martinez, melontarkan pernyataan yang memancing kontroversi usai kekalahan negaranya dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026.
Meski mengucapkan selamat kepada La Roja atas keberhasilannya menjadi juara dunia, Martinez menutup pesannya dengan sindiran tajam yang dianggap sebagai isyarat bahwa Spanyol tidak sepenuhnya pantas menikmati euforia tersebut.
Argentina harus mengubur impian mempertahankan gelar juara dunia setelah takluk tipis dari Spanyol di partai final yang berlangsung di New York.
Baca Juga:Gasperini Telepon Summerville: Minta Winger Belanda Ini Berpikir Panjang Sebelum Gabung Al HilalMedia Italia Ungkap Jurus Paolo Maldini Yakinkan Guardiola Latih Timnas Italia
Kekalahan itu sekaligus menggagalkan ambisi Albiceleste meraih gelar Piala Dunia keempat dalam sejarah mereka.
Sepanjang pertandingan, tim asuhan Lionel Scaloni kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan setelah laga usai, sikap para pemain Argentina menjadi sorotan.
Sejumlah pemain terlihat membelakangi podium saat prosesi penyerahan trofi kepada Spanyol.
Beberapa di antaranya juga memilih tidak memberikan wawancara kepada media, sehingga memunculkan kritik mengenai sportivitas skuad Albiceleste.
Martinez sendiri tidak dapat menyelesaikan pertandingan karena mengalami cedera dan harus ditarik keluar lebih awal.
Meski demikian, bek yang akrab disapa Licha itu tetap menyampaikan pesan melalui akun Instagram pribadinya.
Ia mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilan menjuarai Piala Dunia dan mengakui lawannya tampil sangat baik sepanjang turnamen.
Baca Juga:Maldini Terbang ke Barcelona Temui Guardiola, Italia Bakal Main Tiki-Taka?Agen Bantah Bastoni Ingin Reuni dengan Inzaghi di Al Hilal: Ia Sangat Bahagia di Inter
Namun, fokus utama pesannya justru ditujukan kepada masyarakat Argentina yang terus memberikan dukungan kepada tim nasional.
“Untuk rakyat kami, saya ingin mengatakan bahwa hasil akhir tidak menentukan perjalanan yang telah kami lalui. Kami berhasil melewati masa-masa sulit, mewujudkan sesuatu yang sebelumnya tampak mustahil, dan kami tidak pernah mencari alasan, melainkan selalu mencari jalan untuk terus maju,” tulis Martinez.
Bek berusia 28 tahun itu juga menegaskan kebanggaannya bisa mengenakan seragam Timnas Argentina.
“Kami membela warna kebanggaan kami bukan hanya di lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Kami berbagi momen-momen yang tak terlupakan bersama tim nasional, keluarga, dan dengan dukungan tanpa syarat dari seluruh rakyat Argentina. Akan selalu menjadi kebanggaan besar bagi saya untuk mewakili kalian semua,” lanjutnya.
Di akhir unggahannya, Martinez menambahkan kalimat yang langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
