RADARTASIK.ID – AC Milan didorong untuk berani mengambil keputusan besar pada musim 2026/2027.
Alih-alih kembali memburu penyerang baru di bursa transfer, Rossoneri dinilai sebaiknya memberikan kesempatan kepada dua talenta mudanya, Andrej Kostic dan Francesco Camarda, untuk menjadi pelapis Goncalo Ramos di lini depan.
Pandangan tersebut disampaikan jurnalis Italia Andrea La Manna dalam kolom editorialnya di MilanNews.it.
Baca Juga:Amorim Ingin AC Milan Bermain Menyerang, Modric Kemungkinan Besar BertahanSandro Sabatini: Yamal Belum Capai Level Messi Meski Bawa Spanyol Juara Dunia
Menurutnya, Milan memiliki solusi yang sudah ada di dalam klub sehingga tidak perlu selalu bergantung pada pembelian pemain baru.
Seperti diketahui, kedatangan Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain memang menjadi transfer terbesar AC Milan musim panas ini.
Penyerang asal Portugal itu diproyeksikan menjadi ujung tombak utama dalam skema pelatih Ruben Amorim.
Sebaliknya, masa depan Santiago Gimenez justru semakin tidak pasti. Striker asal Meksiko tersebut dianggap gagal memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Rossoneri.
Jika akhirnya dilepas, Milan tentu membutuhkan sosok yang mampu bergantian mengisi posisi striker utama.
Hingga kini belum ada nama baru yang santer dikaitkan dengan Milan. Namun, La Manna menilai jawabannya justru sudah tersedia di Milanello.
Dalam laga uji coba internal antara tim utama dan Milan Futuro, Andrej Kostic serta Francesco Camarda menjadi dua pemain yang paling mencuri perhatian.
Baca Juga:Cekik Eric Garcia Laga Final Piala Dunia 2026, Leandro Paredes Kena Kartu MerahJurgen Klopp Bakal Latih Jerman: Siap Gantikan Nagelsmann, Targetkan Juara Euro 2028 dan Piala Dunia 2030
Selain Mario Gila dan Samuel Chukwueze yang tampil solid, duet Kostic-Camarda berhasil menunjukkan kerja sama menjanjikan.
Keduanya sama-sama mencetak gol dan memperlihatkan kualitas sebagai penyerang masa depan Rossoneri.
Meski secara usia mereka masih memenuhi syarat bermain bersama Milan Futuro, pelatih baru Ruben Amorim memberi kesempatan kepada keduanya untuk berlatih dan tampil bersama skuad senior selama pramusim.
Camarda saat ini masih menjadi salah satu permata akademi Milan, sedangkan Kostic yang baru direkrut dari Partizan Belgrade awalnya diproyeksikan memperkuat tim U-23.
Meski demikian, peluang Kostic dipromosikan ke tim utama disebut sangat terbuka apabila mampu terus tampil konsisten selama pramusim.
Hal itu juga diungkapkan agen Kostic, Darko Ristic.
“Milan merekrut Andrej karena menganggapnya sebagai investasi untuk masa depan, tetapi juga pemain yang sudah mampu bersaing di panggung besar,” ujar Ristic.
