“Meski masih muda, dia telah memiliki pengalaman di level senior maupun internasional. Saya yakin Milan memiliki rencana yang jelas untuk perkembangannya dan kami sepenuhnya sejalan dengan klub,” lanjutnya.
Menurut Andrea La Manna, Milan tidak boleh lagi mengulangi kesalahan yang sama dengan terus menghabiskan dana besar untuk mendatangkan penyerang yang akhirnya gagal memenuhi harapan.
Ia menilai duet Kostic dan Camarda memang masih minim pengalaman, tetapi keduanya pantas mendapatkan kesempatan.
Baca Juga:Amorim Ingin AC Milan Bermain Menyerang, Modric Kemungkinan Besar BertahanSandro Sabatini: Yamal Belum Capai Level Messi Meski Bawa Spanyol Juara Dunia
“Ide menjadikan duet Camarda-Kostic sebagai pelapis Goncalo Ramos sangat menarik dan menggoda. Memang ada risikonya, tetapi dalam sepak bola risiko adalah bagian dari permainan,” tulis La Manna.
“Milan sudah terlalu sering menginvestasikan uang besar kepada penyerang yang kemudian gagal. Karena itu, kali ini lebih baik bertaruh kepada para pemain muda yang sudah dimiliki klub,” sarannya.
La Manna juga menyoroti perjalanan Camarda pada musim lalu yang jauh dari kata ideal.
Striker jebolan akademi Milan itu minim kesempatan bermain sebelum akhirnya mengalami cedera bahu yang memaksanya menjalani operasi.
Karena itu, ia berharap Rossoneri tidak lagi salah mengambil keputusan terhadap perkembangan sang penyerang muda.
“Musim ini Milan tidak boleh dan tidak boleh lagi salah mengelola Camarda. Pertanyaannya sederhana, mengapa dia tidak bertahan di tim utama dan tumbuh bersama skuad senior?” lanjutnya.
Pendapat tersebut diperkuat oleh Darko Ristic yang yakin persaingan sehat antara Kostic dan Camarda justru akan menguntungkan Milan.
Baca Juga:Cekik Eric Garcia Laga Final Piala Dunia 2026, Leandro Paredes Kena Kartu MerahJurgen Klopp Bakal Latih Jerman: Siap Gantikan Nagelsmann, Targetkan Juara Euro 2028 dan Piala Dunia 2030
“Camarda adalah pemain yang sangat bertalenta. Persaingan yang sehat akan membantu mereka berkembang. Saya benar-benar yakin keduanya memiliki semua kualitas untuk menjadi pemain penting bagi Milan pada masa depan. Bagi Milan, ini adalah masalah yang menyenangkan untuk dimiliki,” tutur Ristic.
Jika Ruben Amorim benar-benar berani mengambil langkah tersebut, AC Milan bukan hanya bisa menghemat anggaran transfer, tetapi juga berpeluang melahirkan duet penyerang muda yang siap menjadi andalan Rossoneri, baik untuk masa kini maupun masa depan.
