Menurutnya, peningkatan kompetensi guru olahraga menjadi salah satu aspek yang terus mendapat perhatian pemerintah daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus mendukung pengembangan profesional guru melalui berbagai program peningkatan kompetensi agar kualitas pendidikan olahraga semakin baik.
“Kami berharap melalui kegiatan ini lahir sumber daya manusia yang unggul, baik dari sisi tenaga pendidik maupun peserta didik, sehingga mampu mendorong peningkatan prestasi pendidikan dan olahraga di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, SPd MAP menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan olahraga karena keduanya memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Baca Juga:Mantapkan Langkah Menuju Kemenangan, Ini Target PAN Kabupaten TasikmalayaSemangat TMMD ke-129, Menyulap Desa Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya
“Pendidikan dan olahraga merupakan dua sektor yang saling melengkapi dalam membentuk karakter generasi muda. Olahraga tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga membangun kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah,” ucapnya.
Ia menambahkan guru olahraga memiliki posisi penting dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi sehingga pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan pengembangan profesi seperti jambore.
“Kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti jambore ini,” kata Cecep.
Salah seorang peserta jambore, Fajar Gumilar, SPs menilai kegiatan tersebut memberi manfaat bagi peningkatan kapasitas guru olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan antarsesama pendidik.
“Jambore ini menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dan menciptakan metode pembelajaran yang lebih menarik. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut agar pendidikan olahraga semakin maju dan mampu mencetak generasi yang sehat dan berprestasi,” pungkasnya. (obi)
