Jangan menunggu sampai rasa lelah atau kantuk muncul. Sebab, ketika kondisi tubuh sudah menurun, kemampuan berkonsentrasi dan mengambil keputusan saat berkendara juga dapat ikut terdampak.
3. Gunakan Waktu Istirahat Secara Optimal
Waktu berhenti sebaiknya tidak hanya digunakan untuk duduk atau bersantai. Pengendara dapat melakukan peregangan ringan untuk mengurangi ketegangan pada otot, mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih, serta mengonsumsi makanan ringan bila diperlukan.
Selain menjaga kondisi fisik, waktu istirahat juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan sederhana terhadap sepeda motor. Pastikan komponen penting seperti ban, rem, dan bagian kendaraan lainnya tetap dalam kondisi baik sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Baca Juga:Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan KPK, Perlindungan Pekerja Dibuat Lebih AkuntabelBPJS Ketenagakerjaan dan BSI Buka Akses Rumah Syariah untuk Pekerja
Dengan menerapkan pola istirahat yang terencana, aktivitas touring jarak jauh dapat menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan dan aman. PT Daya Adicipta Motora mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu mengutamakan keselamatan melalui kampanye #Cari_Aman.
Melalui kebiasaan berkendara yang disiplin, menjaga kondisi tubuh, serta memperhatikan kesiapan kendaraan, setiap perjalanan dapat berlangsung lebih nyaman dan seluruh peserta touring dapat tiba di tujuan dengan selamat. (rls)
