Pada penyelenggaraan ARA 2026, BPJS Ketenagakerjaan menjadi satu-satunya lembaga negara dari Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tersebut.
Capaian ini menunjukkan bahwa kualitas pelaporan institusi tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing dengan berbagai organisasi terkemuka dari Australia, Selandia Baru, dan kawasan Asia Pasifik.
Australasian Reporting Awards sendiri dikenal sebagai salah satu ajang penghargaan pelaporan tahunan paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik yang telah berlangsung lebih dari 70 tahun.
Baca Juga:Indonesia Kejar Singapura dan Dubai, Pusat Finansial Internasional Disiapkan dengan Pajak 0 PersenThe Taste of Prison Mulai Syuting, Lee Sun Bin Jadi Koki Selebritas yang Terpuruk di Dapur Penjara
Penilaian dilakukan secara independen dengan mempertimbangkan berbagai indikator, mulai dari keterbukaan informasi, kualitas tata kelola, integrasi strategi organisasi, pengelolaan risiko, kinerja keberlanjutan, hingga kemampuan organisasi dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan.
Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pelaporan, memperkuat praktik tata kelola yang baik, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Bambang menilai transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus memperkuat strategi 3C BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pada aspek Credibility, melalui keterbukaan informasi, pengelolaan yang akuntabel, dan komitmen menghadirkan perlindungan jaminan sosial yang terpercaya bagi seluruh pekerja Indonesia.
Di sisi lain, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya, Dewi Manik Imannury, menyambut positif keberhasilan tersebut.
Ia menilai keberhasilan mempertahankan Gold Award selama dua tahun berturut-turut menjadi kebanggaan bagi seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus membuktikan bahwa pengelolaan institusi dan pelaporan kepada para pemangku kepentingan telah memenuhi standar internasional dalam aspek transparansi, akuntabilitas, tata kelola, dan keberlanjutan.
Menurut Dewi, prestasi tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kantor cabang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta dengan mengedepankan profesionalisme dan integritas.
Baca Juga:Honda Modif Contest 2026 Resmi Digelar, AHM Buka Panggung Kreativitas Modifikator Indonesia di 9 KotaDuta Keselamatan Berkendara Astra Honda Cetak 4,8 Juta Views, Generasi Muda Jadi Motor Penggerak Budaya Safety
Ia menegaskan bahwa di tingkat kantor cabang, semangat tata kelola yang baik diwujudkan melalui pelayanan sehari-hari, mulai dari penyampaian informasi yang terbuka, pelayanan yang cepat dan tepat, hingga memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai ketentuan sehingga kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan terus meningkat.
Dewi menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas tidak hanya diwujudkan melalui laporan tahunan, tetapi juga melalui setiap layanan yang diterima peserta.
