RADARTASIK.ID – Presiden Barcelona, Joan Laporta, dikabarkan turun langsung memimpin upaya klub untuk memboyong Julián Alvarez pada bursa transfer musim panas.
Penyerang timnas Argentina itu kini menjadi salah satu nama paling diburu di Eropa setelah dikabarkan ingin mencari tantangan baru usai menjalani musim yang tidak sesuai harapan bersama Atlético Madrid.
Menurut laporan media Catalan Sport, seluruh pihak sepakat menunda pembicaraan resmi hingga Piala Dunia 2026 berakhir.
Baca Juga:Jorge Mendes Bantu AS Roma Datangkan Diego Moreira: Strasbourg Pasang Harga Rp1 TriliunJurnalis Italia: Direktur Teknik Puzzle yang Hilang dari Kebangkitan AC Milan
Keputusan itu diambil agar Alvarez dapat fokus membela Argentina, sementara Barcelona dan Atlético Madrid memiliki waktu untuk menyusun strategi negosiasi secara lebih tenang.
Barcelona memang telah lama mengagumi kualitas Alvarez.
Ketajamannya di depan gawang, etos kerja tinggi, serta kemampuannya bermain di beberapa posisi lini depan membuat pemain berusia 26 tahun itu dinilai sebagai sosok ideal untuk memimpin era baru Blaugrana.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Joan Laporta tidak lagi menyerahkan proses negosiasi kepada jajaran direksi klub.
Orang nomor satu di Barcelona itu memilih mengambil alih pembicaraan secara langsung karena tidak puas dengan perkembangan komunikasi awal antara kedua klub.
Laporta dikabarkan telah membuka jalur komunikasi pribadi dengan Presiden Atlético Madrid, Enrique Cerezo.
Kedua petinggi klub disebut memiliki hubungan yang cukup baik dan sepakat untuk kembali duduk bersama setelah turnamen Piala Dunia selesai.
Salah satu faktor yang membuat negosiasi belum bisa dipercepat adalah keinginan Atlético Madrid mencari pengganti yang sepadan apabila akhirnya melepas Alvarez.
Baca Juga:Barcelona Ogah Bayar Karim Adeyemi Rp800 Miliar: Tahun Depan Tersedia GratisUpdate Bursa Transfer Liga Italia: AC Milan, Inter, Juventus hingga AS Roma
Klub ibu kota Spanyol itu masih menganggap striker Argentina tersebut sebagai salah satu aset terpenting mereka sehingga tidak ingin kehilangan pemain tanpa memiliki solusi yang jelas.
Barcelona Siapkan Tawaran Rp2,6 Triliun
Dari sisi finansial, Barcelona disebut telah menyusun proposal final. Blaugrana siap mengajukan tawaran senilai 130 juta euro, atau sekitar Rp2,6 triliun (dengan kurs €1 = Rp20.000).
Angka tersebut diyakini menjadi penawaran terakhir yang akan diajukan Barcelona.
Manajemen klub tidak bersedia memenuhi permintaan Atlético Madrid yang sebelumnya disebut-sebut mencapai 150 juta euro, setara sekitar Rp3 triliun.
