Barcelona menilai tawaran Rp2,6 triliun sudah mencerminkan nilai pasar Alvarez sekaligus tetap mempertimbangkan kondisi keuangan klub yang masih berusaha menjaga keseimbangan anggaran.
Laporta juga diyakini tidak ingin mengulangi kesalahan masa lalu dengan mengeluarkan dana di luar batas kemampuan klub.
Karena itu, Barcelona memilih menetapkan batas maksimal dalam negosiasi, meski sangat menginginkan tanda tangan sang penyerang.
Real Madrid Bukan Ancaman
Baca Juga:Jorge Mendes Bantu AS Roma Datangkan Diego Moreira: Strasbourg Pasang Harga Rp1 TriliunJurnalis Italia: Direktur Teknik Puzzle yang Hilang dari Kebangkitan AC Milan
Menariknya, isu ketertarikan Real Madrid terhadap Julián Alvarez tidak terlalu mengkhawatirkan Barcelona.
Di internal Camp Nou, mereka meyakini rival sekota Atlético tersebut bukan hambatan utama dalam proses transfer.
Yang menjadi tantangan sebenarnya adalah sikap Atlético Madrid sendiri. Los Colchoneros masih berharap dapat mempertahankan Alvarez sebagai bagian penting proyek jangka panjang mereka.
Karena itu, negosiasi diperkirakan akan berjalan alot. Selain soal nilai transfer, Atlético juga harus memastikan mereka memiliki pengganti yang selevel sebelum bersedia melepas salah satu pemain terbaiknya.
Dalam beberapa musim terakhir, Barcelona memang terus mencari penyerang kelas dunia yang mampu menjadi ujung tombak proyek baru di bawah kepemimpinan Joan Laporta.
Alvarez dinilai memenuhi seluruh kriteria tersebut berkat kombinasi produktivitas, mobilitas, dan pengalaman di level tertinggi.
Statusnya sebagai calon juara Piala Dunia bersama Argentina semakin memperkuat keyakinan Barcelona bahwa Alvarez memiliki mental juara yang dibutuhkan untuk membawa klub kembali bersaing memperebutkan gelar Liga Champions.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada perkembangan setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
Baca Juga:Barcelona Ogah Bayar Karim Adeyemi Rp800 Miliar: Tahun Depan Tersedia GratisUpdate Bursa Transfer Liga Italia: AC Milan, Inter, Juventus hingga AS Roma
Jika Atlético Madrid mulai membuka pintu negosiasi dan Barcelona tetap konsisten dengan tawaran senilai Rp2,6 triliun, saga transfer Julián Alvarez berpotensi menjadi salah satu cerita terbesar pada bursa transfer musim panas tahun ini.
