Warga Pancatengah Tasikmalaya Demo Jalan Rusak, Pemerintah Pastikan Ruas Jalan Cibongas Akan Ditangani

Warga pancatengah demo jalan rusak
Warga Kampung Cibongas Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah aksi mendatangi kantor Kecamatan Pancatengah mempertanyakan jalan yang tidak diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. (Istimewa)
0 Komentar

“Dari 32 ruas jalan itu anggaran paling besar untuk penanganan Ruas Jalan Ciwatin-Kalapagenep,” kata Cecep.

Menurut Cecep, nilai anggaran untuk ruas tersebut mencapai Rp36 miliar, lebih besar dibandingkan ruas jalan lainnya seperti Cibalong–Batulawang sebesar Rp5 miliar, Bojongasih Rp4 miliar, dan Sindangreret–Cidadap Rp7 miliar.

“Paling besar, tapi kenapa tidak ada masyarakat Pancatengah yang berterima kasih kepada kami. Yang ada malah aksi bakar-bakaran, malu kami,” ungkap Cecep.

Baca Juga:Gelorakan Olahraga Tradisional, Disparpora Bangkitkan Minat Generasi Muda Kabupaten TasikmalayaKuatkan Struktur Hingga Akar Rumput, PAN Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Melesat di 2029

Cecep juga mempertanyakan apakah ada warga Kampung Cibongas yang menyampaikan apresiasi saat dirinya berkunjung ke Desa Paseh, Kecamatan Pancatengah.

“Tidak ada yang berterima kasih, kalau ada aspirasi kenapa tidak disampaikan. Saya datang berkunjung ke Desa Paseh, bertemu dengan beberapa kades, dan ada yang sudah menyampaikan ke dinas PU. Jadi dinas PU itu teknis sementara kebijakan ada di bupati,” terang Cecep.

Sementara itu, Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil DPUTR-PRKP-LH Kabupaten Tasikmalaya, Wildan Nuruzzaman ST, memastikan ruas jalan Kampung Cibongas sepanjang sekitar 800 meter akan tetap ditangani sesuai hasil pertemuan antara bupati dan masyarakat.

“Jadi kemarin sudah clear, pak Bupati memberikan instruksi CCO dan akan ada penanganan. Contract Change Order atau dokumen resmi buat mengubah isi kontrak yang sudah disepakati antara PPK/pemilik dengan kontraktor. Atau amandemen pekerjaan di lapangan,” terang Wildan. (dik)

0 Komentar