“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik yatim menjelang masuk sekolah. Mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diberi kesempatan memilih sendiri perlengkapan yang mereka sukai dan butuhkan. Semoga ini menjadi penyemangat agar mereka terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” kata Bang Obeng saat dikonfirmasi, Minggu (6/7/2026).
Ia menambahkan, kepedulian terhadap anak yatim tidak cukup berhenti pada bantuan materi. Yang jauh lebih penting adalah menghadirkan harapan dan optimisme agar mereka tetap memiliki mimpi besar untuk masa depan.
“Membantu anak yatim bukan hanya tentang memberi, melainkan juga menghadirkan harapan, menumbuhkan semangat, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.
Baca Juga:Patroli Dini Hari Tekan Balap Liar dan Pesta Miras di Kota TasikmalayaRetribusi Seret, Pajak Aman! DPRD Kota Tasikmalaya Sindir Pemkot Harus Pakai Jurus The Power of Kepepet
Selama lima tahun terakhir, Squad Hijrah Parkir Mannaku secara konsisten menjalankan berbagai program sosial, mulai dari santunan anak yatim, pengajian rutin, Jumat Berbagi, hingga bantuan pendidikan dan kesehatan bagi anak yatim piatu.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, komunitas berharap semakin banyak pihak tergerak membantu memastikan anak-anak yatim tetap memperoleh hak pendidikan yang layak.
Sebab, masa depan anak-anak semestinya tidak ikut diparkir hanya karena keterbatasan ekonomi.
Dengan mengusung semangat Memperbaiki Diri, Menebar Kebaikan, Squad Hijrah Parkir Mannaku mengajak masyarakat bersama-sama memperluas kepedulian terhadap pendidikan anak.
“Kami berharap kepedulian ini dapat menginspirasi masyarakat untuk ikut menebarkan kebaikan. Karena pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan anak-anak bangsa,” pungkas Bang Obeng. (rezza rizaldi)
