TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Memasuki masa libur sekolah, Ampera Waterpark Tasikmalaya menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.
Pantauan di lokasi, Minggu (5/7/2026), kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga bus terus berdatangan sejak pagi. Pengunjung yang didominasi rombongan keluarga memenuhi berbagai fasilitas di Ampera Waterpark, mulai dari wahana air, gazebo, hingga area duduk di sekitar kolam.
Chief Operational Ampera Waterpark, Firman mengatakan jumlah pengunjung mulai meningkat sejak awal masa libur sekolah. Menurutnya, momentum libur sekolah yang bertepatan dengan awal bulan turut mendorong meningkatnya kunjungan ke objek wisata tersebut.
Baca Juga:17 Tahun PMHB: Bukan Sekadar Anniversary, Ini Gerakan Besar Komunitas Honda Bekasi!Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, Dampaknya ke Ekonomi Nasional Capai Rp 129 Triliun
“Alhamdulillah di libur sekolah kita ada peningkatan. Mungkin ini dampak dari 2025 yang notabene mereka sekolah juga susah untuk liburan. Kenaikannya sekitar 50–70 persen,” ungkapnya.
Ia memastikan tidak ada kenaikan harga tiket masuk selama musim libur sekolah. Pengunjung dikenakan tarif Rp 30.000 per orang pada Senin hingga Jumat, sedangkan pada Sabtu, Minggu, dan hari libur tarifnya Rp 40.000 per orang.
Khusus rombongan sekolah, pengelola memberikan potongan harga sebesar 10 persen.
Selain mempertahankan harga tiket, pengelola juga terus berupaya meningkatkan daya tarik Ampera Waterpark melalui penambahan sejumlah fasilitas.
Saat ini, pengelola tengah membangun water playground serta menambah kolam terapi ikan dan kolam air hangat sebagai wahana baru bagi pengunjung.
“Harapannya kita semua semakin bahagia, bisa semakin membaik, ekonomi semakin tumbuh biar wisata tetap tumbuh,” katanya.
Firman optimis meningkatnya kunjungan selama libur sekolah dapat menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata. Tren tersebut diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi daerah sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai destinasi wisata. (Fitriah Widayanti)
