Saluran Irigasi Cikunir Singaparna Tasikmalaya Dibangun, Produktivitas Delapan Hektare Sawah Didorong

Irigasi cikunir
Para pekerja bergotong royong membangun saluran irigasi guna mendukung produktivitas pertanian warga Desa Cikunir Kecamatan Singaparna, Kamis 2 Juli 2026. (Radika Robi Ramdani/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) mulai dikerjakan di Kampung Gunung Lame, Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui program yang dikelola Kelompok P3A Bakti Makmur itu, layanan irigasi untuk sekitar delapan hektare lahan persawahan ditingkatkan guna menjamin ketersediaan air bagi petani sekaligus mendukung produktivitas pertanian.

Pekerjaan dimulai pada 26 Juni 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari. Pembangunan saluran irigasi tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas jaringan irigasi yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Baca Juga:Gelorakan Olahraga Tradisional, Disparpora Bangkitkan Minat Generasi Muda Kabupaten TasikmalayaKuatkan Struktur Hingga Akar Rumput, PAN Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Melesat di 2029

Ketua Kelompok P3A Bakti Makmur Cikunir, Faisal Azis, mengatakan pembangunan saluran irigasi merupakan bagian dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi yang bertujuan meningkatkan kualitas jaringan irigasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Saluran ini diharapkan mampu mengairi sekitar delapan hektare lahan sawah milik warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

Menurut Faisal, peningkatan kualitas saluran irigasi akan memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian. Selain memperlancar distribusi air ke lahan sawah, infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kehilangan debit air akibat rembesan sehingga pemanfaatan air menjadi lebih efisien dan berdampak pada peningkatan hasil produksi pertanian.

Program P3-TGAI juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui ketersediaan pasokan air yang lebih stabil sepanjang musim tanam.

“Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, produktivitas lahan pertanian di Cikunir diharapkan terus meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut,” katanya.

Dukungan terhadap pembangunan irigasi juga datang dari para petani. Salah seorang petani, Bah Nana, mengaku bersyukur karena kebutuhan masyarakat terhadap saluran irigasi akhirnya mulai direalisasikan pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan program ini,” katanya.

Baca Juga:Jadilah Bagian Sejarah SMAN 1 Pagerageung Tasikmalaya, Pendaftar Calon Murid Baru MembludakPenuh Semangat!! Warga Karangjaya-Cineam Tasikmalaya Gotong Royong Bangun Sekretariat Serikat Petani Pasundan

Ia berharap keberadaan saluran irigasi yang lebih baik dapat menjamin kebutuhan air bagi sawah sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen.

“Mudah-mudahan setelah selesai, hasil pertanian masyarakat juga semakin meningkat,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Dede Sumpena. Menurut dia, pembangunan saluran irigasi merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu petani menjaga keberlangsungan usaha tani, terutama saat memasuki musim tanam.

0 Komentar