TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026), tak hanya meninggalkan kesan lewat prosesi seremonial.
Sorotan justru mengarah pada aksi kolone senjata yang diperagakan personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat.
Atraksi yang ditampilkan setelah upacara usai itu seolah menjadi penutup yang sempurna.
Baca Juga:Akad Nikah di Balik Jeruji Polres Tasikmalaya Kota kala Cinta Menunggu Keadilan Training Konvensional PII Tasikmalaya Jadi Kunci Mencetak Pemimpin Berkarakter di Era Digital
Puluhan personel Brimob tampil dengan gerakan yang presisi, kompak, dan penuh disiplin.
Di balik denting langkah dan putaran senjata, terselip pesan bahwa profesionalisme tak lahir dari kebetulan, melainkan dari latihan yang panjang dan konsisten.
Sebanyak 27 personel diterjunkan dalam demonstrasi tersebut.
Di bawah komando Ipda Yayan Alvian, mereka memperagakan berbagai formasi, memutar serta mengayunkan senjata dengan koordinasi yang nyaris tanpa cela.
Setiap aba-aba dijawab dengan gerakan serempak. Irama langkah yang berpadu dengan ketepatan formasi membuat perhatian tamu undangan tak beralih sedikit pun.
Sesekali terdengar decak kagum saat atraksi memasuki bagian-bagian yang membutuhkan konsentrasi dan sinkronisasi tinggi.
Tak heran, tepuk tangan menggema dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, serta tamu undangan lainnya.
Mereka memberikan apresiasi atas penampilan yang dinilai tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan kesiapsiagaan dan disiplin personel Brimob.
Baca Juga:Juara Olah TKP Jabar! Bukti Inafis Polres Tasikmalaya Kota Makin PresisiOJK Tasikmalaya Genjot Literasi Investasi Mahasiswa Unigal Melalui Sekolah Pasar Modal
“Keren, mantap,” celetuk salah seorang tamu undangan di deretan kursi VIP, disambut anggukan para penonton lain yang masih terpukau menyaksikan atraksi tersebut.
Sebelumnya, upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto.
Setelah rangkaian resmi berakhir, panggung seolah berpindah kepada para personel Brimob yang sukses menyuguhkan penampilan memikat.
Kolone senjata bukan sekadar pertunjukan ketangkasan. Atraksi ini menjadi gambaran nyata tentang disiplin, kekompakan, dan kesiapan personel dalam menjalankan tugas.
Di tengah semarak peringatan Hari Bhayangkara, aksi tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik dibangun bukan hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui profesionalisme yang terlihat di setiap langkah. (rezza rizaldi)
