Jurnalis Italia Tak Percaya Ibrahimovic Mampu Bawa Virgil van Dijk ke AC Milan

Liverpool vs Union SG
Pemain Liverpool Virgil van Dijk. (Liverpool/Twitter)
0 Komentar

Kehadiran Ramos menjadi bagian dari proyek besar Ruben Amorim untuk membangun kembali kekuatan Rossoneri setelah musim yang mengecewakan.

Transfer itu juga menambah daftar pemain yang pernah membela Paris Saint-Germain dan AC Milan.

Sebelum Ramos, sudah ada nama-nama besar seperti George Weah, Leonardo, Ronaldinho, Thiago Silva, Zlatan Ibrahimovic, David Beckham, Gianluigi Donnarumma, Mike Maignan, hingga Alessandro Florenzi yang pernah mengenakan seragam kedua klub tersebut.

Baca Juga:Kylian Mbappe Striker Paling Tajam di Piala Dunia: Cetak 18 Gol dalam 18 LagaResmi! Goncalo Ramos Jadi Pembelian Termahal dalam Sejarah AC Milan, Tembus Rp1,48 Triliun

Meski sukses mendatangkan Ramos, kebijakan transfer AC Milan tetap menuai sorotan.

Pengamat sepak bola Italia, Andrea Santoni, menilai Rossoneri harus mengeluarkan biaya lebih besar dibanding klub-klub pesaing ketika bernegosiasi di bursa transfer.

“Sayangnya, harga pemain di Serie A tidak selalu mengikuti nilai pasar. Saat ini ada yang saya sebut sebagai ‘pajak Cardinale’. Dalam kondisi Milan sekarang, mereka harus melakukan upaya ekstra dan sering kali membayar sekitar 10 hingga 15 persen lebih mahal untuk menyelesaikan sebuah transfer,” kata Santoni dalam siaran Radio TMW.

Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa setiap target besar AC Milan, termasuk Virgil van Dijk, tidak hanya bergantung pada kemampuan finansial klub, tetapi juga pada kesediaan klub penjual untuk melepas pemainnya.

Dengan Goncalo Ramos yang sudah resmi bergabung, fokus Milan kini beralih ke sektor pertahanan.

Namun, apakah Ibrahimovic benar-benar mampu mewujudkan impiannya membawa Virgil van Dijk ke San Siro, atau Rossoneri akhirnya memilih opsi yang lebih realistis seperti Goncalo Inacio, masih menjadi salah satu teka-teki terbesar pada bursa transfer musim panas ini.

0 Komentar