Saat menghadapi Ghana, kapten Kroasia kembali menunjukkan kelasnya lewat umpan matang yang berbuah gol untuk Nikola Vlasic.
Assist tersebut bukan sekadar membantu timnya meraih hasil positif, tetapi juga mengantar Modric mencatat sejarah baru di Piala Dunia.
Berdasarkan data BBC Football, Modric resmi menjadi pemain tertua yang pernah mencatatkan assist di ajang Piala Dunia.
Baca Juga:Camavinga Diincar PSG dan Inter Milan, Real Madrid Pasang Harga Rp1,2 TriliunRakyat Korsel Ngamuk Timnya Gagal Lolos ke Babak 32 Besar: Pelatih Mundur, Presiden Minta Federasi Diusut
Pada usia 40 tahun 291 hari, ia memecahkan rekor sebagai pemberi assist tertua sepanjang sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.
Catatan itu menjadi bukti bahwa visi bermain, akurasi umpan, dan kepemimpinan Modric masih berada di level tertinggi meski usianya tidak lagi muda.
Penampilan impresif Modric bersama Kroasia tentu menjadi kabar baik bagi AC Milan.
Klub berjuluk Rossoneri itu masih berharap sang gelandang bersedia memperpanjang kontraknya meski mereka gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, seluruh pembicaraan mengenai masa depan Modric baru akan dilakukan setelah Piala Dunia selesai.
Setelah itu, Modric dijadwalkan bertemu dengan manajemen AC Milan dan pelatih baru Ruben Amorim untuk membahas proyek tim serta perannya pada musim mendatang.
Kecintaan Modric terhadap AC Milan disebut masih sangat besar. Karena itu, peluang bertahan di San Siro belum sepenuhnya tertutup.
Baca Juga:Agen Super Jorge Mendes Tawarkan Gelandang Lulusan La Masia ke AC MilanJelang Laga Lawan Belanda, Maroko Rayu Anak Van Persie Gabung Singa Atlas
Kontrak Modric saat ini akan berakhir pada 30 Juni. Namun, terdapat opsi yang memungkinkan kerja sama tersebut diperpanjang selama satu musim hingga Juni 2027 apabila kedua belah pihak mencapai kesepakatan.
Menariknya, ketika ditanya wartawan Sportitalia mengenai kemungkinan tetap bertahan di AC Milan, Modric tidak memberikan jawaban tegas.
Ia hanya tersenyum sambil mengacungkan jempol saat melintas di mixed zone.
Gestur tersebut memunculkan berbagai spekulasi, apakah itu menjadi sinyal positif mengenai masa depannya atau sekadar sapaan kepada para awak media.
Yang jelas, seluruh kepastian baru akan terungkap setelah perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir.
Hingga saat itu, Modric memilih menunda semua pembicaraan mengenai klub demi fokus membawa negaranya meraih hasil terbaik di panggung sepak bola dunia.
