Piala Dunia 2026: Messi Top Skor, Qatar Angkat Koper

Lionel Messi
Lionel Messi  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifaworldcup 
0 Komentar

Pemain kelahiran 2007 itu disebut-sebut sedang dipantau sejumlah klub Serie A seperti Atalanta, AS Roma, Napoli, Inter Milan, dan Juventus.

Di usia yang masih sangat muda, Alajbegovic menunjukkan kualitas luar biasa di panggung terbesar sepak bola dunia.

Ia membuka keunggulan Bosnia pada menit ke-29 melalui aksi individu spektakuler. Setelah melewati dua pemain lawan, ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam sudut gawang Qatar.

Baca Juga:Atalanta Pabrik Pemain Paling Sukses di Italia: Raup Keuntungan Rp1,96 Triliun dari Jual Dua Pemain Atletico Madrid Ganggu Rencana Inter Milan Datangkan Oumar Solet

Tak hanya mencetak gol, Alajbegovic juga menjadi motor serangan Bosnia sepanjang pertandingan.

Salah satu umpannya bahkan hampir berbuah gol ketika Edin Dzeko melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.

Gol kedua Bosnia lahir tidak lama kemudian. Tembakan Dzeko berbelok arah setelah mengenai pemain Qatar, Al Brake, dan masuk ke gawang sendiri.

Meski tertinggal dua gol, Qatar tidak menyerah begitu saja. Tim asuhan Julen Lopetegui menunjukkan karakter kuat dengan terus menekan pertahanan Bosnia.

Usaha mereka membuahkan hasil ketika Hassan Al Haydos berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Qatar bahkan nyaris menyamakan kedudukan saat Pedro Miguel melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.

Momen tersebut menjadi titik balik yang gagal dimanfaatkan. Setelah selamat dari tekanan Qatar, Bosnia kembali mengontrol permainan.

Baca Juga:Inter Bidik Dua Pemain Sayap untuk Gantikan Dumfries: Satu dari Juventus, Satu Lagi dari Fiorentina Cardinale Ubah AC Milan Jadi Liverpool Versi Italia, Jurnalis Italia: Terlambat Sebulan!

Pada menit ke-80, Ermin Mahmic yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan Bosnia melalui gol ketiga yang mengakhiri perlawanan Qatar.

Kekalahan tersebut memastikan Qatar tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Namun mereka meninggalkan turnamen dengan kepala tegak setelah mampu meraih poin pertama dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia melalui hasil imbang melawan Swiss.

Pelatih Julen Lopetegui menegaskan bahwa dirinya tetap bangga terhadap perjuangan para pemainnya.

“Hari ini perbedaannya sederhana, mereka mencetak lebih banyak gol daripada kami. Kami melakukan beberapa kesalahan individu yang harus dibayar mahal. Namun pada saat yang sama kami memainkan banyak momen bagus dengan semangat dan kepribadian yang tinggi,” ujarnya.

Mantan pelatih Real Madrid dan Timnas Spanyol itu juga menyoroti peluang Pedro Miguel yang membentur tiang gawang.

“Kami hampir membuat skor menjadi 2-2. Itulah sepak bola. Saya bangga dengan level permainan yang ditunjukkan tim ini,” katanya.

0 Komentar