Al Urwatul Wustha Tegaskan Peran Pesantren dalam Mencetak Generasi Berakhlakul Karimah

Pondok Pesantren Al Urwatul Wustha
Siswa SMP dan SMK Terpadu Al Urwatul Wustha foto bersama seluruh guru, Selasa (23/6/2026). (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pondok Pesantren Al Urwatul Wustha menggelar kegiatan kenaikan kelas sekaligus pelepasan siswa kelas IX SMP dan kelas XII SMK pada Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri orang tua wali santri, pengurus alumni, tamu undangan, serta civitas pendidikan di lingkungan pesantren.

Suasana acara berlangsung khidmat sekaligus meriah. Para hadirin disuguhkan berbagai penampilan kreativitas siswa. Selain itu, siswa kelas akhir juga menampilkan kemampuan mereka dalam menalar Kitab Alfiyah yang menjadi salah satu ciri khas pembelajaran di lingkungan Pondok Pesantren Al Urwatul Wustha.

Baca Juga:Solidaritas untuk Supriadi, Perempuan Pejuang Agraria Titipkan Sepasang Kambing di Polres TasikmalayaKetua BEM FH UBK Akui Terima Uang Sebelum Unjuk Rasa di Depan Istana, Civitas Kampus Tuntut Sanksi Tegas

Kepala SMK Terpadu Al Urwatul Wustha sekaligus Dewan Kyai, Nandang Ali Nurjaman, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan untuk menitipkan pendidikan putra-putrinya di lembaga tersebut.

Menurutnya, momentum kenaikan kelas dan pelepasan siswa bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi pengingat akan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda.

“Pesantren Al Urwatul Wustha memadukan kurikulum pesantren dengan kurikulum nasional sehingga diharapkan mampu mencetak generasi yang berakhlakul karimah serta memiliki pemahaman yang baik, baik dari sisi agama maupun akademik,” ujarnya.

Nandang menilai pendidikan berbasis pesantren memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

Kehadiran para orang tua, alumni, dan tamu undangan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat kontribusi pesantren dalam dunia pendidikan.

“Peran pendidikan, terutama yang ada di pondok pesantren, dapat menjadi solusi untuk mengurangi dekadensi moral sekaligus mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah sebagai penerus bangsa,” katanya.

Baca Juga:Di Balik Panggung Anniversary STC ke-28: Pasukan Tanpa Honor!Bukan Sekadar Kinclong!

Ia berharap perhatian terhadap lembaga pendidikan swasta berbasis pesantren terus ditingkatkan. Menurutnya, keberadaan pesantren dan sekolah swasta memiliki kontribusi penting dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional, termasuk di Kota Tasikmalaya.

“Sekolah swasta berbasis pesantren merupakan bagian penting dalam memajukan pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Tasikmalaya,” tuturnya. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar