Retribusi daerah bahkan menjadi komponen dengan capaian terendah, yakni baru 18,91 persen dari target.
Di tengah lesunya pendapatan daerah, sektor kesehatan justru relatif stabil karena sebagian besar retribusi ditopang klaim pelayanan BPJS Kesehatan.
Pemerintah Kota Tasikmalaya pun masih menyusun prognosis keuangan sebagai dasar penyusunan APBD Perubahan 2026.
Baca Juga:Ruang Fiskal Sempit, Pemkot Tasikmalaya Tetap Prioritaskan Pelayanan PublikSuasana JB Sempat Heboh, Pengendara Motor Meninggal Mendadak di Simpang Tugu Kujang Kota Tasikmalaya
Bagi DPRD, kondisi ini menjadi pengingat bahwa kesehatan APBD tidak cukup dinilai dari angka-angka di atas kertas.
Sebab, ketika pendapatan tersendat, kas daerah tak boleh ikut kehilangan napas untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan. (rezza rizaldi)
