BANJAR, RADARTASIK.ID – Salah satu trafo di Gardu Induk 150 kilo volt (KV) Banjar terbakar pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran yang terjadi di gardu induk bertegangan 150 KV di Lingkungan Sumanding Wetan RT 01 RW 23, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar itu sempat disertai suara ledakan yang cukup keras.
Seorang warga sekitar, Jumiah, mengaku awalnya mengira asap yang muncul berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Namun, tak lama kemudian api dan asap semakin membesar hingga terdengar suara ledakan dari dalam gardu induk.
“Tapi lama kelamaan api dan asapnya membesar, apalagi sempat mendengar suara ledakan dari dalam gardu dan tidak membuat kaget,” ujarnya kepada awak media di lokasi.
Baca Juga:Defisit yang DirencanakanTebak-tebakan, Calon Pemilik Tiga Kursi Dinas di Pemerintah Kota Tasikmalaya!
Menurut Jumiah, warga tidak panik karena kobaran api tidak terlalu besar dan hanya menimbulkan kepulan asap hitam yang membumbung ke langit. Meski demikian, peristiwa tersebut menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas di Jalan Mayjen Lili Kusumah. Mereka sempat berhenti untuk menyaksikan kebakaran di Gardu Induk Banjar.
Ia menambahkan, warga juga tidak terlalu terkejut saat mendengar ledakan karena kejadian serupa pernah terjadi dan kebakaran kali ini dinilai tidak terlalu besar. Tidak lama setelah kejadian, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Kota Banjar tiba di lokasi dan langsung masuk ke area gardu induk untuk memadamkan api.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya, mengatakan kebakaran diduga berasal dari trafo bekas yang sedang dalam proses pengerjaan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan karena proses penanganan masih berlangsung.
“Untuk penyebab kebakaran trafo belum bisa dipastikan dari mananya, karena sampai saat ini masih dalam penanganan (pemadaman),” ucapnya.
Aam menjelaskan, petugas masih berupaya memadamkan sumber api yang saat itu belum sepenuhnya padam. Dalam penanganan kebakaran tersebut, UPTD Damkar Kota Banjar mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran bersama personel dari BPBD, PMI Kota Banjar, serta aparat kepolisian. (Anto Sugiarto)
