Jika Hjulmand menawarkan keseimbangan di lini tengah, Francisco Trincao menghadirkan kreativitas dan ketajaman di sektor serang.
Pemain berusia 26 tahun itu menjalani musim 2025/2026 yang impresif bersama Sporting CP dan menjadi salah satu aktor utama keberhasilan klub bersaing di berbagai kompetisi.
Sepanjang musim di semua ajang, Trincao mencatatkan 11 gol dan 15 assist, statistik yang menunjukkan kontribusinya tidak hanya sebagai pencetak gol tetapi juga kreator serangan.
Baca Juga:Jurnalis Italia Peringatkan Amorim: AC Milan Bukan Tempat yang RamahKata Pertama Ruben Amorim Usai Resmi Jadi Pelatih AC Milan: Saya Tahu Persis Apa Arti Klub Ini
Di Liga Portugal, Trincao tampil dalam 34 pertandingan, mencetak 7 gol dan menyumbang 11 assist.
Catatan tersebut menjadikannya salah satu pemain paling kreatif di kompetisi domestik Portugal.
Sementara di Liga Champions, performanya tak kalah mengesankan. Dalam 11 laga, Trincao berhasil mengoleksi 4 gol dan 3 assist.
Beberapa momen pentingnya musim ini termasuk gol krusial ke gawang Club Brugge dan Athletic Club, serta dua assist saat Sporting menyingkirkan FK Bodø/Glimt di babak 16 besar.
Perjalanan Sporting di Eropa baru terhenti di perempat final setelah disingkirkan Arsenal.
Di level internasional, performa apik Trincao membuatnya kembali menjadi bagian penting Timnas Portugal.
Sepanjang musim ini, ia mencatatkan empat penampilan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan menyumbang satu assist.
Baca Juga:Capello Bantah Pernah Tampar Cassano: Itu Cuma Tepukan Kecil di KepalaMarc Cucurella Kloter Pertama Los Galacticos Jilid 2 Real Madrid: Khedira dan Pepe Calon Staf Pelatih
Ia juga tampil dalam laga persahabatan melawan Nigeria pada Juni lalu.
Keinginan Amorim mendatangkan Hjulmand dan Trincao sejalan dengan filosofi permainan yang ingin ia terapkan di AC Milan.
Seperti diketahui, pelatih Portugal itu dikenal mengusung sepak bola menyerang, intensitas tinggi, serta memaksimalkan fleksibilitas taktik.
Karena itu, mendatangkan pemain yang sudah memahami sistem permainannya dapat mempercepat proses adaptasi.
Namun, transfer ini juga bergantung pada strategi finansial Milan.
Sebelumnya, klub menunjuk Massimo Calvelli sebagai CEO baru dengan aturan bahwa transaksi pemain di atas 10 juta euro atau sekitar Rp200 miliar harus mendapat persetujuan pemilik klub, RedBird Capital.
Artinya, jika Milan serius mengejar Hjulmand dan Trincao—yang nilai pasarnya diperkirakan jauh di atas angka tersebut—maka Gerry Cardinale dan jajaran pemilik harus memberikan lampu hijau.
Kini, para tifosi Rossoneri menunggu apakah Amorim benar-benar akan membangun kembali “Sporting versi Italia” di San Siro.
