“Kami siap berkoordinasi dengan BGN apabila sudah ada kebijakan dan implementasi kebijakan yang baru. Yang jelas Satgas di daerah akan mengawal dan mensukseskan program pusat ini,” terang Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya tersebut.
Rubi menambahkan, program MBG memiliki tujuan jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045. Program ini menyasar empat kelompok utama, yakni anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Selain mencegah stunting dan mengurangi malnutrisi, program MBG juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang seimbang sejak dini.
Baca Juga:Pasien Jiwa Mengantre (Part 2): Dulu Takut Kelaparan, Kini Takut Tagihan!Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Di sektor pendidikan, program tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan konsentrasi belajar, kehadiran siswa di sekolah, dan kemampuan menyerap pelajaran.
Program MBG juga diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok bahan pangan.
Selain itu, program ini dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi dan pangan yang layak bagi anak-anak mereka. (Diki Setiawan)
