“Kalau semua tahapan dilalui sesuai aturan dan prinsip merit system, saya optimistis Kabupaten Tasikmalaya akan mendapatkan Sekda terbaik yang mampu membantu kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujarnya.
Andi juga menekankan pentingnya penerapan sistem merit dan manajemen talenta dalam penempatan pejabat. Menurutnya, setiap jabatan harus diisi oleh orang yang memiliki kompetensi dan latar belakang yang relevan dengan bidang tugasnya.
“Jangan sampai ada ketidaksesuaian antara kompetensi, pengalaman, dan jabatan yang diemban. Penempatan pejabat harus mempertimbangkan keahlian dan kapasitas yang dimiliki sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal,” tegasnya.
Baca Juga:Simulasi Gizi Kedaruratan, Tagana Kabupaten Tasikmalaya Bagikan Pengalaman Lapangan kepada MahasiswaTim Terpadu GTRA Plus Jadi Motor Pengelolaan Lahan di Kabupaten Tasikmalaya
Berdasarkan hasil seleksi administrasi, terdapat empat kandidat yang dinyatakan lolos untuk memperebutkan kursi Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Mereka adalah Dr. H. Kurniawan, AK., CA. yang saat ini menjabat Kepala Biro Umum dan Keuangan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Drs. H. Roni Akhmad Sahroni selaku Kepala BPKPD Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Rubi Azhara, S.STP., M.Si. yang menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tasikmalaya, serta Soufian, S.E., M.Si. yang saat ini menjabat Camat Bojongasih.
Keempat peserta tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya untuk menentukan tiga nama terbaik yang akan diajukan kepada pejabat pembina kepegawaian sesuai mekanisme yang berlaku. (ujg)
