Mencari Dirigen Baru Birokrasi Kabupaten Tasikmalaya!

Sekda kabupaten tasikmalaya
Gambar ilustrasi: AI.Gemini
0 Komentar

Di sana yang diuji bukan hanya kemampuan teknis. Tetapi juga kemampuan membangun kepercayaan. Kepercayaan dari bupati. Kepercayaan dari birokrasi.

Kepercayaan dari publik.

Empat orang ini sekarang sudah melewati pintu administrasi. Masih ada tahapan panjang di depan. Masih ada penilaian kompetensi. Masih ada rekam jejak. Masih ada penentuan tiga besar.

Dan pada akhirnya satu nama akan dipilih. Yang menarik justru bukan siapa yang menang. Tetapi pesan yang sedang disampaikan oleh proses ini.

Baca Juga:Gerindra Mulai Menghitung Hari!Muskorda Jadi-jadian!

Kabupaten Tasikmalaya sedang mencari seorang dirigen. Karena birokrasi ibarat orkestra. Dinas kesehatan memainkan alat musiknya sendiri.

BPKPD punya nadanya sendiri. DPMD memiliki ritmenya sendiri. Begitu pula puluhan perangkat daerah lainnya. Tanpa dirigen yang kuat, musik itu bisa terdengar gaduh.

Sekda bukan sekadar jabatan administratif. Ia adalah penghubung antara visi politik kepala daerah dan mesin birokrasi yang harus bekerja setiap hari.

Karena itu pertanyaan terbesar bukan siapa yang paling pintar. Bukan pula siapa yang paling senior. Melainkan siapa yang paling mampu membuat seluruh birokrasi bergerak dalam irama yang sama.

Empat orang sudah masuk gelanggang.

Satu kursi tersedia. Dan Kabupaten Tasikmalaya sedang menunggu siapa yang akan menjadi nakhoda birokrasinya untuk beberapa tahun ke depan. (red)

0 Komentar