“Kami berharap surat terbuka ini mendapat respons positif dan langkah konkret dari Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun DPRD Kota Tasikmalaya. Jangan sampai pengabdian di tingkat paling bawah hanya menjadi pelengkap pidato, sementara kesejahteraannya terus menunggu kepastian,” tegas Deden.
Forsil RTRW menegaskan aspirasi yang disampaikan merupakan suara masyarakat tingkat bawah yang berharap adanya perhatian lebih serius terhadap kesejahteraan RT dan RW sebagai garda terdepan pelayanan publik di Kota Tasikmalaya. (rezza rizaldi)
