Di Canio Tuding AS Roma Lolos ke Liga Champions karena Bunuh Diri AC Milan dan Juventus

Paolo Di Canio
Paolo Di Canio Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

Kekalahan tersebut menjadi titik balik kehancuran Juventus karena mereka kehilangan kendali atas nasib sendiri dalam perebutan tiket Liga Champions.

Drama kembali terjadi pada laga terakhir Derby della Mole melawan Torino. Pertandingan sempat tertunda hampir satu jam akibat kerusuhan ultras.

Juventus sebenarnya tampil meyakinkan di awal laga dan unggul 2-0 melalui dua gol Dusan Vlahovic.

Baca Juga:Sihir Gasperini Bawa AS Roma Kembali ke Liga Champions Setelah Absen 7 TahunComo Lolos ke Liga Champions, Fabregas: Saya Banyak Dikritik Karena Bermain Menyerang untuk Menang

Namun pertahanan mereka kembali rapuh di babak kedua hingga Torino mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hasil imbang itu memastikan Juventus terlempar ke posisi keenam klasemen akhir.

Kegagalan Milan dan Juventus sekaligus menjadi bukti bahwa nama besar saja tidak cukup di Serie A musim ini.

Ketika dua klub tradisional kehilangan konsistensi di momen penting, Roma dan Como berhasil memanfaatkan peluang untuk merebut panggung Liga Champions.

Terlepas dari kritik Di Canio, tidak bisa dipungkiri Gasperini berhasil mengubah wajah Roma musim ini.

Pelatih asal Italia tersebut datang dengan membawa filosofi permainan agresif dan intensitas tinggi yang perlahan membentuk identitas baru Giallorossi.

Roma tampil semakin konsisten pada paruh kedua musim. Kehadiran Donyell Malen membuat lini serang menjadi lebih hidup, sementara pertahanan berkembang menjadi salah satu yang paling solid di Serie A.

Baca Juga:AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions, Allegri Tak Mau Salahkan PemainDibidik Manchester United, Tonali Calon Pemain Italia dengan Transfer Termahal Sepanjang Sejarah

Gasperini juga sukses menghidupkan kembali mentalitas tim yang sempat kehilangan arah dalam beberapa musim terakhir.

Kemenangan atas Verona menjadi simbol dari perubahan tersebut. Meski laga berlangsung sulit, Roma tetap mampu menunjukkan mentalitas kuat hingga akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Malen dan Stephan El Shaarawy.

Dybala: Roma Memang Layak ke Liga Champions

Sementara Di Canio memberikan kritik, Paulo Dybala justru menegaskan bahwa Roma memang pantas kembali ke Liga Champions.

Bintang asal Argentina itu mengaku perjalanan panjang Roma musim ini layak dihargai dan menyinggung momen emosional ketika gagal membawa Roma juara Liga Europa beberapa tahun lalu.

“Untuk klub seperti Roma dan dukungan suporter seperti ini, seharusnya bermain di Liga Champions adalah hal yang normal,” kata Dybala kepada DAZN.

Namun ia mengakui dalam beberapa musim terakhir ada tim lain yang tampil lebih baik dibanding Roma.

0 Komentar