RADARTASIK.ID – Masa depan Sandro Tonali kembali menjadi sorotan besar di bursa transfer Eropa.
Gelandang tim nasional Italia itu dikabarkan berpeluang meninggalkan Newcastle United pada musim panas ini untuk bergabung dengan Manchester United.
Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, Tonali disebut akan menjadi pemain Italia dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah sepak bola.
Baca Juga:Siapa Massimo Calvelli? Orang Kuat AC Milan yang Buat CEO Giorgio Furlani PergiDaftar Pemain Terburuk dan Terbaik AC Milan: Strahinja Pavlovic Paling Bersinar
Kabar itu diungkapkan langsung oleh pakar transfer Italia, Gianluca Di Marzio, dalam podcast “Caffè Di Marzio”, hasil kolaborasi antara TMW dan gianlucadimarzio.com.
Menurut Di Marzio, Manchester United sudah memutuskan untuk menjadikan Tonali target utama mereka, terlepas dari rumor ketertarikan terhadap gelandang lain seperti Ederson.“Tonali, yang saat ini bermain di Newcastle, kemungkinan akan menjadi pemain Italia dengan nilai transfer termahal sepanjang masa,” ujar Di Marzio.
Ia menjelaskan bahwa saat Newcastle merekrut Tonali dari AC Milan pada 2023 lalu, transfer tersebut bernilai hampir 70 juta euro termasuk bonus.
Namun dalam kesepakatan transfer itu terdapat semacam gentleman agreement antara Milan dan Newcastle.
Kesepakatan tersebut memungkinkan Tonali dijual ke klub elite Eropa jika Newcastle gagal lolos ke Liga Champions.
“Valuasinya kini dimulai dari sekitar 100 juta euro,” lanjut Di Marzio.
Dengan kurs saat ini, angka tersebut setara sekitar Rp1,7 triliun.
Manchester United dikabarkan siap memenuhi tuntutan Newcastle demi menjadikan Tonali sebagai fondasi baru lini tengah mereka.
Baca Juga:Patrick Vieira Tak Kaget Jika Como Lolos ke Liga ChampionsCremonese Vs Como, Fabregas: “Saya Ingin Pergi ke Liga Champions”
Selain nilai transfer fantastis, sang gelandang juga disebut akan menerima kontrak bernilai sangat besar yang membuatnya menjadi pemain Italia dengan gaji tertinggi sepanjang sejarah.
Tonali sendiri tampil impresif bersama Newcastle sejak meninggalkan Milan.
Meski sempat menghadapi masa sulit akibat kasus taruhan ilegal yang membuatnya terkena sanksi panjang, ia berhasil bangkit dan kembali menjadi salah satu gelandang paling dihormati di Liga Inggris.
Kemampuan mengatur tempo permainan, agresivitas dalam bertahan, serta karakter kepemimpinannya membuat banyak klub top Eropa kembali tertarik merekrutnya.
Di sisi lain, Manchester United juga sedang memasuki era baru bersama Michael Carrick.
