RADARTASIK.ID – Pertandingan terakhir Serie A musim ini akan menjadi laga penentu bagi Como saat menghadapi Cremonese, Senin, pukul 01.45 WIB.
Duel yang berlangsung di Cremona tersebut menjadi kesempatan terakhir Como untuk menjaga mimpi tampil di Liga Champions musim depan.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menegaskan timnya akan bertarung habis-habisan demi mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa itu.
Baca Juga:Ibra Rayu Thiago Silva Pulang ke AC Milan, AS Roma Perpanjang Kontrak DybalaFinancial Fair Play Paksa AS Roma Korbankan Pemain Andalan: Svilar, Ndicka dan Kone Masuk Daftar Jual
“Saya ingin pergi ke Liga Champions. Ini adalah kesempatan besar,” kata Fabregas dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea tersebut menegaskan keyakinan harus tetap dijaga sampai detik terakhir musim ini.
“Keyakinan adalah hal terakhir yang hilang. Kalau kami tidak percaya, lebih baik pergi berlibur saja dan membiarkan Cremonese bertahan di Serie A,” ujarnya.
Fabregas juga mengatakan bahwa Como layak bermimpi besar karena performa mereka sepanjang musim sangat kompetitif.
“Semua statistik menunjukkan kami berada di level empat besar Serie A. Sekarang semuanya tergantung bagaimana kami menyelesaikan musim ini,” tambahnya.
Como memang datang ke laga ini dengan tekanan besar. Mereka wajib menang sambil berharap hasil tim pesaing menguntungkan agar bisa finis di zona Liga Champions.
Meski demikian, Fabregas meminta para pemainnya tetap fokus pada permainan sendiri.
Baca Juga:Marotta Balas Ejekan Cardinale: Inter Satu-satunya Tim yang Punya Dua Bintang di Kota MilanCardinale Tak Puas dengan Kinerja Manajemen AC Milan: Furlani Terancam Dicopot
“Kami harus memainkan pertandingan besar. Ini laga paling emosional musim ini. Siapa yang membuat kesalahan lebih sedikit dan memiliki ide paling jelas akan memenangkan pertandingan,” tegasnya.
Di sisi lain, tuan rumah Cremonese juga tidak akan memberikan pertandingan mudah. Tim asuhan Marco Giampaolo masih berjuang mengamankan posisi mereka di Serie A.
Giampaolo diperkirakan mempertahankan susunan pemain yang sukses menang di markas Udinese pada pekan sebelumnya.
Dalam skema 3-5-2, Emil Audero akan berdiri di bawah mistar gawang dengan trio bek Terracciano, Bianchetti, dan Luperto.
Di lini tengah, Barbieri dan Pezzella akan mengisi sisi sayap, sementara Grassi, Maleh, dan Thorsby menjadi motor permainan. Nama terakhir baru saja mendapat panggilan tim nasional Norwegia untuk Piala Dunia.
