Pendidikan Demokrasi Tak Cukup di Buku, DPRD Jabar Ajak Siswa SMA Belajar Langsung Berpolitik Sehat

DPRD Jabar pendidikan demokrasi di sekolah
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III, Budi Mahmud Saputra, memberikan materi dalam kegiatan DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi di SMAN 1 Jamanis, Rabu (10/6/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pendidikan demokrasi tidak cukup berhenti di ruang kelas dan lembar buku pelajaran.

Ratusan siswa SMAN 1 Jamanis mendapat pengalaman belajar langsung dari wakil rakyat saat Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Budi Mahmud Saputra, menggelar program DPRD Mengabdi dalam Pendidikan Demokrasi, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pelajar dan legislator guna memperkuat pemahaman tentang demokrasi Pancasila, sekaligus mengenalkan peran DPRD dalam proses penyusunan kebijakan serta pentingnya partisipasi generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:Musala dan Gudang di Mangkubumi Tasikmalaya Ludes Terbakar, Api Datang Saat Listrik PadamKebakaran Rumah di Panglayungan Diduga Akibat Korsleting Listrik, Letupan dari Atap Bikin Warga Panik

Kepala SMAN 1 Jamanis, Febriana Hidayati, mengapresiasi kehadiran DPRD Jawa Barat yang dinilai membawa pembelajaran demokrasi lebih dekat dengan dunia pendidikan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Budi Mahmud Saputra dan Komisi III DPRD Jabar. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata sinergi antara legislatif dengan sekolah. Siswa kami belajar demokrasi tidak hanya dari buku, tetapi langsung dari narasumbernya. Semoga ini menjadi awal kerja sama berkelanjutan untuk memajukan pendidikan di Jamanis,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Febriana juga menyampaikan apresiasi atas bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi yang diterima 216 siswa SMAN 1 Jamanis pada 2025.

“Terima kasih atas bantuan PIP jalur aspirasi untuk 216 siswa SMAN 1 Jamanis tahun 2025. Semoga pada tahun 2026 kuotanya dapat ditambah,” katanya.

Selain bantuan pendidikan, pihak sekolah turut menyampaikan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana pembelajaran yang dinilai masih perlu dipenuhi untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan.

“SMAN 1 Jamanis yang terus berkembang masih membutuhkan berbagai sarana penunjang pembelajaran. Kami berharap Bapak H. Budi Mahmud Saputra dapat membantu merealisasikan kebutuhan tersebut melalui kebijakan di DPRD,” tambahnya.

Menurut Febriana, kegiatan pendidikan demokrasi memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter pelajar yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Baca Juga:Target Retribusi Parkir di Kota Tasikmalaya Baru Tercapai 20 PersenTPS Liar Terus Bermunculan di Kota Tasikmalaya, Spanduk Larangan Seolah Hanya Jadi Hiasan Jalan

“SMAN 1 Jamanis berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar lahir generasi Jawa Barat yang cerdas, berkarakter, serta memiliki semangat demokrasi dan cinta tanah air,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memahami demokrasi secara teori, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar