RADARTASIK.ID – Pelatih Palermo, Filippo Inzaghi, memastikan dirinya tidak akan meninggalkan klub meski gagal membawa tim promosi ke Serie A musim ini.
Kegagalan Palermo terjadi setelah mereka tersingkir di semifinal playoff Serie B.
Meski berhasil menang 2-0 atas Catanzaro pada leg kedua di Stadion Renzo Barbera, hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah kalah telak 0-3 pada pertemuan pertama tiga hari sebelumnya.
Baca Juga:Sabatini: AC Milan Harus Pilih Allegri atau IbrahimovicPenghasilan Arsenal dari Gelar Juara Liga Inggris Lebih Besar dari Juara Liga Champions
Hasil agregat membuat mimpi Palermo kembali ke Serie A harus tertunda setidaknya satu musim lagi.
Namun di tengah rasa kecewa besar, Inzaghi tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap proyek yang sedang dibangun klub asal Sisilia tersebut.
Berbicara kepada DAZN usai pertandingan, mantan striker AC Milan itu mengaku sangat sedih karena gagal memenuhi harapan fans Palermo yang terus mendukung tim sepanjang musim.
“Hari ini saya sangat kecewa karena para suporter dan tim mengikuti saya langkah demi langkah. Saya sangat sedih di dalam hati,” ujar Inzaghi.
Meski begitu, pria yang akrab disapa Pippo tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyerah begitu saja.
Ia merasa Palermo sedang membangun sesuatu yang spesial dan berbeda dibanding klub-klub lain di Italia.
“Saya yakin, seperti sepanjang karier saya sebagai pemain maupun pelatih, ketika saya menetapkan sebuah tujuan, saya akan menyelesaikannya. Saya ingin memberikan promosi ini di tahun pertama, tetapi belum berhasil. Namun kami telah membangun sesuatu yang indah dan unik di Italia,” lanjutnya.
Baca Juga:Presentasi dengan Power Point, Inter Tak Jadi Rekrut FabregasSenjata Pamungkas AC Milan Lolos ke Liga Champions: 70.000 Fans Siap Penuhi San Siro
Pernyataan paling menarik muncul ketika Inzaghi berbicara mengenai masa depannya. Di tengah rumor yang mengaitkannya dengan sejumlah klub lain, ia memastikan akan tetap bertahan di Palermo.
Bahkan, Inzaghi menegaskan dirinya tidak akan meninggalkan proyek yang belum selesai, termasuk jika ada tawaran dari klub sebesar Real Madrid sekalipun.
“Saya tidak pernah meninggalkan sesuatu di tengah jalan. Hari ini bahkan saya tidak akan pergi meski dipanggil Real Madrid,” tegasnya.
Inzaghi juga mengaku memiliki ikatan emosional kuat dengan Palermo dan para suporternya.
