RADARTASIK.ID – Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Liga Inggris.
Kepastian itu datang setelah hasil imbang 1-1 antara AFC Bournemouth dan Manchester City membuat skuad asuhan Mikel Arteta tak lagi terkejar di puncak klasemen.
Dengan hanya satu pertandingan tersisa, Manchester City tertinggal empat poin dari Arsenal.
Baca Juga:Sabatini: Ibrahimovic Menghancurkan AC Milan dari DalamArteta Ditertawakan Saat Putar Lagu Liverpool, Kini Arsenal Juara Premier League
Situasi itu memastikan The Gunners resmi mengangkat trofi Premier League musim 2025/2026, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada 2004 di era Arsène Wenger dengan duet legendaris Thierry Henry dan Dennis Bergkamp.
Namun yang menarik, keberhasilan Arsenal menjadi juara Liga Inggris ternyata menghasilkan pemasukan yang bahkan lebih besar dibanding potensi hadiah ketika menjuarai Liga Champions.
Premier League memang dikenal sebagai liga dengan kekuatan finansial terbesar di dunia.
Pendapatan hak siar televisi yang sangat besar membuat distribusi uang kepada klub-klub peserta jauh melampaui kompetisi lain di Eropa.
Berbeda dengan beberapa liga lain yang memberikan hadiah tetap untuk juara, sistem di Inggris membagi total pemasukan liga berdasarkan beberapa kategori seperti hak siar domestik dan internasional, posisi akhir klasemen, hingga jumlah pertandingan yang disiarkan televisi.
Dari gelar juara Premier League musim ini, Arsenal diperkirakan memperoleh total sekitar 205 juta euro atau setara Rp3,485 triliun (kurs Rp17.000 per euro).
Jumlah tersebut berasal dari berbagai sumber pendapatan utama Premier League.
Setiap klub peserta mendapat jaminan pendapatan dasar sekitar 112 juta euro atau sekitar Rp1,904 triliun.
Baca Juga:Inter Cuma Kucurkan Dana Transfer Rp850 Miliar untuk Cristian Chivu: Tiga Pemain Dipastikan Angkat KoperEra Guardiola Berakhir, Arsenal Juara Liga Inggris
Dana itu mencakup hak siar televisi domestik, hak siar internasional, dan pemasukan komersial liga.
Selain itu, Arsenal juga memperoleh bonus posisi klasemen sekitar 61 juta euro atau setara Rp1,037 triliun sebagai juara liga.
Selisih antara peringkat pertama dan kedua sendiri mencapai 2,65 juta euro atau sekitar Rp45 miliar.
Belum lagi pemasukan dari hak siar pertandingan langsung yang nilainya berkisar antara 30 hingga 32 juta euro atau sekitar Rp510 miliar hingga Rp544 miliar.
Arsenal hampir menyentuh angka maksimal karena banyak pertandingan mereka dipilih untuk tayangan televisi sepanjang musim.
