Calciomercato menilai kondisi itu sangat berbeda dengan Inter yang memiliki struktur lebih stabil dan manajemen yang berjalan selaras.
Karena itu, meski Milan sudah menghabiskan hampir Rp8,5 triliun di era Cardinale, mereka tetap dinilai belum mampu menyaingi Inter yang tampil jauh lebih matang sebagai mesin pemenang.
