CIAMIS, RADARTASIK.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti memicu bencana tanah longsor di tiga dusun, Senin malam (11/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Longsor menyebabkan dua rumah dan satu musala tertimbun, serta sejumlah rumah lainnya terancam dan terdampak.
Bencana terjadi di Dusun Sukamaju RT 007/RW 03, Dusun Cikujang Hilir, dan Dusun Cibulakan RT 02/RW 01. Longsor paling parah terjadi di Dusun Cibulakan setelah tanggul saluran irigasi Depok jebol dan memicu pergerakan tanah.
Di Dusun Sukamaju, tebing setinggi 30 meter dengan lebar 29 meter longsor disertai pohon bambu roboh yang menutup saluran Irigasi Gintung Satu. Kondisi tersebut mengancam dua rumah yang dihuni 2 kepala keluarga (KK) atau 4 jiwa.
Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama
Sementara di Dusun Cikujang Hilir, tebing di depan rumah warga longsor dan berdampak kepada 1 KK dengan 6 jiwa.
Adapun di Dusun Cibulakan, longsor mengakibatkan dua rumah dan satu musala tertimbun serta empat rumah lainnya terdampak. Total terdapat 8 KK atau 25 jiwa terdampak di lokasi tersebut.
“Tiga dusun yaitu Dusun Cibulakan, Dusun Cikujang Hilir, dan Dusun Sukamaju mengalami tanah longsor. Paling parah Dusun Cibulakan dua rumah dan satu musala tertimbun,” kata Camat Cihaurbeuti Hj Enok Kursilah, SSos MSi kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, khusus warga terdampak di Dusun Cibulakan seluruhnya langsung dievakuasi ke rumah tetangga yang berada di lokasi aman dari ancaman longsor susulan.
“Akan tetapi bersyukurnya untuk korban jiwa nihil. Kita pun langsung mengamankan korban bencana ke lokasi jauh dari longsoran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, longsor dipicu meluapnya saluran irigasi yang berada di atas tebing saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin malam. Pohon tumbang yang menimpa saluran irigasi menyebabkan aliran air tersumbat dan meluap hingga memicu longsor.
“Semalam ada curah hujannya tinggi. Ada pohon tumbang menimpa saluran irigasi, membuat air membendung dan meluap ke bawah, akhirnya terjadi tanah longsor,” katanya.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Usai kejadian, unsur kepolisian, BPBD Kabupaten Ciamis, Tagana, dan relawan bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor, termasuk menyelamatkan barang-barang milik warga yang masih bisa diamankan.
