“Diharapkan peternak atau bandar hewan kurban tidak hanya untuk keuntungan saja. Harus bisa menyediakan hewan ternak kurban yang sehat, cukup umur, tidak ada cacat, semua itu harus sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) dan Fatwa MUI hewan kurban,” ujarnya.
Pemeriksaan di Sriwijaya Farm dijadikan contoh penerapan peternakan yang baik di wilayah Kecamatan Ciamis. Disnakkan menilai peternakan tersebut belum ditemukan kasus PMK karena menerapkan biosekuriti, vaksinasi, dan kebersihan kandang secara konsisten.
“Tadi untuk awal pengecekan sapi ada lima ekor. Sebanyak tiga ekor sapi cukup umur kurban, sehat, dan tidak cacat dan sedangkan dua ekor memang belum cukup umur kurban, berdasarkan konfirmasi pengelola peternak memang belum dijual tahun ini, untuk tahun depan,” katanya.
Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama
“Saat ini berlangsung pengecekan lagi, karena total 40 ekor sapi. Terjual 33 ekor dan 7 ekor belum cukup umur,” tambahnya.
Pengelola Sriwijaya Farm Yasmin Sambas menyambut baik pemeriksaan yang dilakukan Disnakkan Ciamis. Menurutnya, pengecekan tersebut penting untuk memastikan hewan kurban yang dipelihara tetap sehat dan aman dikonsumsi.
“Alhamdulillah ada 40 ekor sapi di sini, dan sudah laku terjual 33 ekor sapi karena sudah layak sesuai ketentuan hewan kurban, seperti kesehatan dan cukup umur. Sisanya belum terjual, karena umurnya belum cukup, jadi masih dipelihara,” katanya.
Ia menjelaskan, sapi yang dipelihara di peternakannya terdiri dari jenis Limosin, Simental, dan sapi lokal. Namun, pihaknya tidak menjual sapi Madura karena dinilai rentan terindikasi PMK.
“Harganya pun bervariasi mulai dari Rp 23 juta hingga Rp 35 juta. Penjualan pun sudah keluar Ciamis, seperti Tasikmalaya, Jakarta, dan Bekasi,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, Disnakkan juga mengingatkan peternak agar memperhatikan kondisi hewan saat pengiriman, terutama untuk tujuan luar daerah.
“Jadi ketika mengangkut sapi untuk diantarkan pembelinya yang jauh. Maka tentunya kami tetap memperhatikan siap pakan, air, dan nutrisi,” katanya. (riz)
