Menurut Oos, kerusakan irigasi tidak hanya berdampak terhadap ekonomi petani, tetapi juga mengancam ketahanan pangan di wilayah Tanjungjaya dan sekitarnya.
Lebih lanjut, Oos menyebut dampak kekeringan akibat rusaknya saluran irigasi tidak hanya dirasakan di Kecamatan Tanjungjaya, tetapi juga meluas hingga dua desa di Kecamatan Sukaraja.
Menurutnya, masyarakat sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi bahkan melakukan aksi demonstrasi agar pemerintah segera melakukan perbaikan total jaringan irigasi.
Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama
“Jangan sampai rencana perbaikan ini hanya jadi angan-angan atau hoaks. Petani butuh bukti nyata, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret melalui normalisasi dan rehabilitasi total jaringan Irigasi Ciramajaya agar lahan pertanian kembali produktif. (ujg)
