Moto3 Spanyol 2026: Veda Ega Pratama Melesat, Hakim Danish Tertahan, Rider Indonesia Pimpin Klasemen Rookie

Moto3 Spanyol 2026: Veda Ega Pratama Melesat
Moto3 Spanyol 2026: Veda Ega Pratama Melesat, Hakim Danish Tertahan, Rider Indonesia Pimpin Klasemen Rookie. Foto: Tangkapan Layar Instagram@honda_team_asia
0 Komentar

Start dari grid ke-17, rider asal Gunungkidul itu melakoni balapan dengan mental menyerang sejak lampu start padam.

Tanpa banyak kompromi, Veda perlahan memangkas jarak, menyalip satu per satu rivalnya, lalu bergabung ke kelompok pembalap papan atas.

Bukan hanya menembus 10 besar, Veda bahkan sukses menutup balapan di posisi keenam, hasil yang kembali menegaskan bahwa performanya bukan kebetulan, melainkan buah dari perkembangan yang sangat signifikan.

Baca Juga:Veda Ega Pratama Dijuluki “Travis Pastrana Moto3”, Gaya Balapnya Nekat, Agresif dan Berani Mengambil RisikoGus Ipul: Sekolah Rakyat Pelaksanaan Amanat Konstitusi untuk Memelihara Pakir Miskin dan Anak-Anak Terlantar

Dalam evaluasi selepas balapan, Veda menilai race di Jerez berjalan positif bagi dirinya.

Ia merasa start berlangsung baik dan momentum awal itu membantunya cepat masuk ke rombongan sepuluh besar, tempat persaingan berlangsung sangat ketat sejak lap-lap awal.

Performa tersebut kembali menunjukkan kekuatan utama Veda musim ini: adaptasi cepat, keberanian mengambil momentum, dan kemampuan menjaga pace saat tekanan meningkat.

Raja Rookie Moto3 2026

Hasil gemilang di Jerez membuat posisi Veda di klasemen semakin kokoh.

Pembalap berjulukan “Boeing 954” di internal Honda Team Asia itu kini telah mengoleksi 37 poin dari empat seri, sekaligus naik ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026.

Torehan tersebut juga menjadikannya sebagai pengumpul poin terbanyak di skuad Honda Team Asia sejauh musim ini berjalan.

Yang paling mencolok, Veda kini berdiri di puncak persaingan kategori rookie.

Baca Juga:Update Haji 2026: Tiga Jemaah Haji Indonesia Dievakuasi ke Makkah dengan AmbulansPerpres Perlindungan Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen, Pendapatan Pengemudi Jadi 92 Persen

Ia unggul atas Brian Uriarte yang mengoleksi 28 poin, kemudian Rico Salmela dengan 21 poin.

Sementara Hakim Danish Ramli baru mengemas 12 poin, dan rekan setim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani, masih belum membuka rekening poin.

Data itu mempertegas satu fakta: di antara para pendatang baru, Veda adalah standar performa saat ini.

Meski masih tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen umum Máximo Quiles yang sudah mengoleksi 90 poin, laju Veda terus menunjukkan arah positif.

Jika konsistensi ini terjaga, peluang menembus lima besar klasemen bukan skenario mustahil.

Le Mans Menanti, Momentum Sedang Bersama Veda

Setelah menunjukkan progres pesat di Jerez, tantangan berikutnya sudah menanti: Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, 8–10 Mei mendatang.

0 Komentar