Santunan BPJS Ketenagakerjaan Cair untuk Petani Tasikmalaya, Bukti Nyata Perlindungan Pekerja Rentan Jabar

Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tasikmalaya, Dewi Manik Imannury menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhum Divi Soerianingrat, warga Desa Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. (Dok. BPJS Ketenagakerjaan)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Perlindungan sosial bagi pekerja rentan kembali menunjukkan dampak nyata. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tasikmalaya menyalurkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada keluarga seorang petani yang menjadi peserta program pekerja rentan Gubernur Dedi Mulyadi.

Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris almarhum Divi Soerianingrat, warga Desa Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Santunan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi angin segar bagi keluarga yang ditinggalkan di tengah tekanan ekonomi pascakehilangan tulang punggung keluarga.

Baca Juga:Santunan Rp 143 Juta untuk Pedagang Terasi di Pangandaran, Bukti Nyata Perlindungan BPJS KetenagakerjaanJangkau Akar Rumput, BPJS Ketenagakerjaan dan Muhammadiyah Perluas Payung Perlindungan Pekerja

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis di kediaman keluarga penerima pada Senin, 20 April 2026.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tasikmalaya, Dewi Manik Imannury, hadir langsung untuk menyerahkan bantuan tersebut.

Dalam keterangannya, Dewi menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pekerja rentan yang memiliki risiko tinggi namun sering belum tersentuh jaminan sosial.

Ia menegaskan bahwa santunan JKM merupakan hak peserta aktif yang telah terdaftar dalam program.

Program pekerja rentan Jawa Barat sendiri menyasar berbagai kalangan seperti petani, nelayan, pedagang kecil, hingga pekerja informal lainnya yang selama ini rentan terhadap risiko kerja tanpa perlindungan memadai.

Bagi keluarga almarhum, bantuan ini bukan sekadar santunan, tetapi juga harapan untuk melanjutkan kehidupan.

Istri almarhum, Ina Rismawati, menyampaikan bahwa santunan tersebut sangat membantu dalam menghadapi kondisi sulit yang tengah mereka alami.

Baca Juga:Sukses Pentaskan Drama Sobrat di Garut, Teater 28 Unsil Siap Tampil di SemarangRayakan Ulang Tahun ke-3, MOMOYO Miliki 3.000 Outlet di Asia

Ia juga berharap program ini terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas kepedulian terhadap masyarakat kecil melalui program pekerja rentan yang dinilai sangat bermanfaat.

Ke depan, diharapkan semakin banyak pekerja rentan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan demikian, perlindungan sosial tidak hanya menjadi hak segelintir orang, tetapi dapat dirasakan secara luas dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (rls)

0 Komentar