Kesal Real Madrid Tanpa Gelar, Florentino Perez Ingin Bawa Pulang Jose Mourinho

Jose Mourinho
Jose Mourinho Foto: Tangkapan layar Instagram@josemourinho
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Musim yang mengecewakan membuat Real Madrid bergerak cepat menyusun rencana besar.

Gagal di Liga Champions dan tertinggal dalam perburuan gelar La Liga dari Barcelona memicu kegelisahan di internal klub, terutama dari sang presiden, Florentino Perez.Setelah kepergian Xabi Alonso yang hanya bertahan setengah musim, serta penunjukan Alvaro Arbeloa yang dinilai belum sepenuhnya meyakinkan, Madrid kini mempertimbangkan opsi besar: memulangkan Jose Mourinho.

Menurut laporan The Athletic, Mourinho menjadi kandidat favorit Perez untuk kembali menangani Los Blancos.

Baca Juga:Lini Serang AC Milan Kehilangan Tajinya, Allegri Beri Sinyal Lepas PulisicInter Bidik Curtis Jones, Frattesi Bisa Pulang ke AS Roma

Hubungan keduanya memang dikenal cukup dekat sejak kerja sama pertama mereka pada periode 2010–2013.

Kembalinya Mourinho bukan sekadar rumor. Perez disebut-sebut berada di garis depan untuk mendorong realisasi transfer pelatih berjuluk The Special One tersebut.

Bahkan, skenario kepulangannya diproyeksikan bisa terjadi setelah gelaran Piala Dunia mendatang.

Saat ini, Mourinho masih terikat kontrak dengan Benfica hingga 2027.

Namun, terdapat klausul pelepasan yang memungkinkan Madrid memboyongnya dengan biaya sekitar €3 juta atau setara Rp51 miliar (kurs €1 = Rp17.000).

Nilai tersebut tergolong kecil untuk pelatih dengan reputasi sebesar Mourinho.

Meski begitu, rencana ini tidak sepenuhnya mulus. Tidak semua pihak di internal Madrid sepakat dengan ide membawa kembali Mourinho.

Selain itu, situasi kontraknya juga menjadi faktor yang harus dinegosiasikan secara hati-hati.

Menriknya, Mourinho bukan sosok asing bagi Madrid. Ia pernah menangani klub raksasa Spanyol itu selama tiga musim, dari 2010 hingga 2013.

Baca Juga:Intip Lini Belakang Juventus jika Datangkan Bek Ekuador Seharga Rp680 Miliar: Federico Gatti Bakal Jadi KorbanCostacurta Kecam Penyerang AC Milan: Pulisic Terburuk, Leao Malas Berlari

Dalam periode tersebut, ia berhasil mempersembahkan satu gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol.

Namun, satu target utama tak pernah tercapai: Liga Champions. Mourinho hanya mampu membawa Madrid hingga semifinal dalam tiga musim berturut-turut tanpa pernah mencapai final.

Meski demikian, gaya kepemimpinannya yang kuat dan kemampuannya membangun mental juara tetap meninggalkan kesan mendalam bagi Perez.

Di sisi lain, performa Mourinho dalam beberapa tahun terakhir menjadi bahan pertimbangan serius karena setelah meninggalkan Madrid, kariernya terbilang naik turun.

Ia sempat melatih berbagai klub besar seperti Tottenham Hotspur dan Fenerbahce, namun gagal memenuhi ekspektasi, terutama dalam perebutan gelar liga.

0 Komentar