RADARTASIK.ID – Pergerakan Inter Milan di bursa transfer mulai mengarah pada perubahan komposisi lini tengah.
Nama Curtis Jones kembali mencuat sebagai target utama untuk musim depan, sementara masa depan Davide Frattesi justru semakin tidak pasti.
Gelandang kelahiran 2001 milik Liverpool itu disebut-sebut membuka peluang untuk meninggalkan Premier League.
Baca Juga:Intip Lini Belakang Juventus jika Datangkan Bek Ekuador Seharga Rp680 Miliar: Federico Gatti Bakal Jadi KorbanCostacurta Kecam Penyerang AC Milan: Pulisic Terburuk, Leao Malas Berlari
Meski kontraknya masih berlaku hingga Juni 2027, belum ada tanda-tanda perpanjangan dari kedua pihak.
Situasi ini membuat peluang transfer ke Serie A menjadi semakin realistis, dengan Inter berada di barisan terdepan sebagai peminat.
Menurut laporan Fabrizio Romano, ketertarikan Inter terhadap Jones sebenarnya sudah muncul sejak bursa transfer Januari lalu.
Namun, rencana tersebut tertunda karena klub tidak berhasil menemukan solusi untuk Frattesi, yang saat itu diproyeksikan menjadi pemain yang bisa dijual demi membuka ruang finansial.
Kini, situasinya berubah. Liverpool tidak menunjukkan progres signifikan dalam negosiasi kontrak baru, sementara Jones mulai mempertimbangkan langkah berikutnya dalam kariernya.
Serie A dinilai sebagai destinasi menarik, baik dari sisi taktik maupun peluang bermain lebih konsisten.
Sepanjang musim ini, Jones tampil dalam 45 pertandingan di semua kompetisi dengan kontribusi dua gol dan tiga assist.
Baca Juga:Media Italia: Alisson Tergoda Rayuan JuventusPepo Martinez Tak Mau Jadi Cadangan, Inter Ragu Datangkan Vicario
Meski bukan angka yang mencolok, ia dikenal sebagai gelandang serbabisa dengan kemampuan menjaga tempo, distribusi bola, serta fleksibilitas posisi.
Bagi Inter, profil seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkaya variasi permainan di lini tengah, terutama jika mereka ingin meningkatkan daya saing di level Eropa.
Namun, transfer Jones sangat bergantung pada masa depan Frattesi.
Gelandang timnas Italia itu dikabarkan ingin hengkang demi mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten—sesuatu yang belum sepenuhnya ia dapatkan sejak bergabung dengan Inter.
Beberapa klub sudah mulai memantau situasinya. Napoli menjadi salah satu kandidat, terutama karena mereka masih mempertimbangkan masa depan Franck Anguissa.
Selain itu, AS Roma juga tertarik memulangkan Frattesi ke klub yang pernah membesarkan namanya.
Frattesi memang memiliki hubungan emosional dengan Roma. Ia sempat menimba ilmu di akademi klub tersebut setelah sebelumnya menghabiskan masa junior di Lazio.
