Kejaksaan Milan Selidiki Duel Inter Milan vs AS Roma: Keputusan VAR Gagalkan Penalti Dianggap Abnormal

Serie A
Ilustrasi logo Serie A Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kontroversi besar kembali menyelimuti sepak bola Italia dan sorotan tertuju pada laga antara Inter Milan melawan AS Roma musim lalu.

Duel tersebut kini masuk dalam penyelidikan Kejaksaan Milan terkait dugaan kejanggalan dalam sistem perwasitan, khususnya penggunaan VAR.

Kasus ini mencuat setelah laporan media Italia menyebut adanya dugaan “pengelolaan abnormal” dalam komunikasi di ruang VAR.

Baca Juga:Intip Lini Belakang Juventus jika Datangkan Bek Ekuador Seharga Rp680 Miliar: Federico Gatti Bakal Jadi KorbanCostacurta Kecam Penyerang AC Milan: Pulisic Terburuk, Leao Malas Berlari

Insiden yang dipermasalahkan berpusat pada momen krusial ketika Inter merasa seharusnya mendapatkan penalti akibat kontak antara Evan Ndicka dan Yann Bisseck di dalam kotak terlarang.

Namun, keputusan akhir justru mengejutkan. Wasit tidak memberikan penalti, dan yang lebih memicu kontroversi adalah bagaimana proses pengambilan keputusan itu terjadi di ruang VAR.

Dalam laporan yang diungkap La Repubblica, disebutkan bahwa VAR sempat menandai adanya kemungkinan pelanggaran.

Namun, diskusi internal justru dihentikan secara sepihak dengan pernyataan yang dinilai tidak lazim: “Urus urusanmu sendiri.”

Kalimat tersebut diduga diucapkan dalam komunikasi antara VAR dan asisten VAR (AVAR), yang kemudian langsung menutup pembahasan tanpa adanya peninjauan ulang secara resmi melalui monitor lapangan.

Situasi ini dinilai sebagai bentuk penyimpangan prosedur standar yang selama ini menjadi dasar penggunaan VAR.

Salah satu saksi yang diperiksa oleh penyidik bahkan menyebut kejadian tersebut sebagai contoh nyata “pengelolaan yang tidak normal” dalam pengambilan keputusan pertandingan.

Baca Juga:Media Italia: Alisson Tergoda Rayuan JuventusPepo Martinez Tak Mau Jadi Cadangan, Inter Ragu Datangkan Vicario

Yang membuat kasus ini semakin serius adalah hilangnya rekaman audio pada momen krusial tersebut.

Padahal, penyidik telah berhasil mengumpulkan rekaman video dan sebagian komunikasi dari pusat VAR di Lissone.

Namun, ketika sampai pada insiden Ndicka-Bisseck, tidak ada jejak audio yang bisa ditemukan.

Hal ini menimbulkan kecurigaan besar, mengingat transparansi komunikasi VAR menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga integritas pertandingan.

Menurut hasil penyelidikan awal, respons VAR kepada AVAR diduga diberikan “atas arahan pengawas,” yang mengarah pada peran Gianluca Rocchi sebagai kepala penunjukan wasit, serta Gervasoni sebagai pengawas VAR.

Keduanya kini masuk dalam daftar pihak yang diselidiki atas dugaan keterlibatan dalam praktik “kecurangan olahraga.”

0 Komentar