RADARTASIK.ID— Perburuan gelar juara BRI Super League 2025/26 memasuki fase paling menegangkan. Jalan Persib menuju 5 perburuan juara terjal tapi masih sangat besar tercapai.
Kompetisi kini berubah menjadi lintasan sprint menuju garis akhir, ketika hanya lima pertandingan tersisa dan setiap poin bernilai seperti emas.
Di tengah tekanan itu, Persib Bandung masih berdiri di posisi terdepan—meski kini dibayangi ketat oleh Borneo FC Samarinda.
Baca Juga:Langkah Indonesia Terhenti di Fase Grup, Catatan Kelam di Panggung Thomas Cup 2026 Keras, Suara DPR ke Manajemen PT KAI: Keselamatan Publik Adalah Prioritas Utama, Tak Boleh Ada Kompromi
Pada pekan ke-29, Pesut Etam berhasil menyamakan koleksi poin Maung Bandung di angka 66.
Namun, Persib masih berhak duduk di singgasana klasemen berkat keunggulan head to head musim ini.
Sebuah keunggulan tipis, tetapi cukup untuk membuat asa juara tetap berada di Bandung.
Di ruang ganti Maung Bandung, satu hal diyakini: Persib masih bisa juara.
Bek tangguh Persib asal Irak, Frans Putros, melihat situasi ini sebagai momentum yang tak boleh disia-siakan.
Dalam pandangannya, jalan menuju trofi memang terjal, tetapi kendali tetap di Persib Bandung selama mampu menyapu bersih lima laga tersisa dengan kemenangan.
Putros menilai posisi Persib saat ini masih sangat menguntungkan.
Meski poin mereka sejajar dengan Borneo FC, Maung Bandung tetap berada di puncak.
Baca Juga:8 Perjalanan Kereta dari Jakarta Dibatalkan, PT KAI Minta Maaf karena Masih Normalisasi OperasionalPresiden Prabowo Percepat Penanganan Sampah Nasional, Dorong Daerah Kembangkan TPST Model Banyumas
Karena itu, fokus utama tim saat ini bukan memikirkan langkah pesaing, melainkan memastikan setiap laga sisa berakhir dengan tiga poin.
Tantangan yang menunggu pun bukan lawan sembarangan.
Persib harus melewati rangkaian laga berat melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, hingga Persijap Jepara.
Lima pertandingan, lima ujian mental, dan lima final yang akan menentukan arah trofi musim ini.
“Ya poin kami sekarang sama, tapi kami masih nomor satu. Kami punya sisa lima pertandingan, tentu harus memenangkannya. Jadi saya pikir sekarang semuanya ada di tangan kami,” ujar Frans Putros.
Bagi Frans Putros, momen ini memiliki arti lebih dalam.
Jika berhasil mengantar Persib menjadi kampiun, gelar itu akan menjadi trofi ketiga dalam perjalanan kariernya, setelah sebelumnya merasakan manisnya juara kasta kedua Liga Denmark bersama Silkeborg IF dan Viborg FF.
