Pastikan mata terlihat fokus dan hidup.
Tambahkan bayangan tipis untuk memperkuat suasana dramatis.”
Prompt 2:
“Edit foto pengguna dalam posisi berdiri dengan tubuh sedikit condong ke depan.
Ekspresi wajah terlihat serius namun tetap santai.
Gunakan pencahayaan golden hour dari belakang tubuh.
Buat latar jalan kota menjadi halus dengan blur lembut.
Pertahankan ketajaman wajah agar tetap natural.
Pastikan mata memiliki arah pandang yang jelas.
Tambahkan kontras cahaya ringan untuk efek dramatis.”
Prompt 3:
“Transformasi foto pengguna dengan pose bersandar di dinding.
Ekspresi wajah menampilkan senyum tipis yang alami.
Gunakan pencahayaan indoor yang hangat dan lembut.
Buat latar ruangan menjadi lebih halus dengan efek blur.
Fokuskan ketajaman pada wajah dan mata.
Pastikan mata terlihat ekspresif dan tidak kosong.
Tambahkan bayangan ringan untuk memberi kedalaman visual.”
Prompt 4:
“Ubah foto pengguna dengan pose duduk di kursi sambil menghadap kamera.
Ekspresi wajah terlihat percaya diri dan santai.
Gunakan cahaya alami dari jendela sebagai sumber utama.
Buat latar belakang menjadi lembut dengan efek soft blur.
Pertahankan detail wajah agar tetap realistis.
Tambahkan highlight kecil pada mata agar terlihat hidup.
Berikan sentuhan dramatis yang halus pada pencahayaan.”
Prompt 5:
“Edit foto pengguna dengan posisi berdiri menghadap samping sambil sedikit menunduk.
Ekspresi wajah terlihat reflektif dan tenang.
Gunakan pencahayaan malam dengan lampu kota sebagai latar.
Buat background menjadi bokeh ringan yang estetik.
Pertahankan detail wajah agar tetap jelas.
Pastikan mata tetap fokus dan tidak kosong.
Tambahkan kontras cahaya untuk memperkuat suasana.”
Prompt 6:
“Transformasi foto pengguna dengan pose berjalan santai seperti candid.
Ekspresi wajah terlihat natural seolah tertangkap spontan.
Gunakan pencahayaan pagi yang lembut dan segar.
Buat latar alam menjadi halus dengan efek blur ringan.
Pertahankan detail wajah agar tetap tajam.
Pastikan mata terlihat hidup dan penuh karakter.
Tambahkan efek kedalaman visual untuk kesan dramatis.”
