Universitas BTH Dorong Generasi Muda Peduli Pangan Sehat dan Lokal

FanFest BTH
Salah seorang narasumber memaparkan manfaat pangan dalam kegiatan FanFest yang digelar Hima Teknologi Pangan Universitas BTH, Sabtu (25/4/2026). (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) menggelar Food and Nutrition Festival (FanFest) 3.0, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tahunan ini menjadi ruang edukasi sekaligus kolaborasi yang melibatkan mahasiswa, pelajar, hingga praktisi di bidang pangan dan gizi.

Mengusung tema Future Smart From Food, kegiatan ini menyoroti pentingnya peran pangan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membentuk pola hidup sehat serta kesadaran akan keberlanjutan lingkungan di kalangan generasi muda.

Wakil Ketua Hima Teknologi Pangan BTH, Agri, menekankan bahwa FanFest 3.0 tidak hanya dikemas sebagai ajang seremonial, tetapi juga diarahkan menjadi media pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan bagi peserta.

Baca Juga:Ratusan Kepala Madrasah Ikuti Pembinaan di MAN 1 TasikmalayaTanggung Jawab Moral di Balik Lahirnya Seorang Pemimpin!

“Melalui rangkaian kegiatan ini kami mengajak para peserta untuk melihat bahwa setiap pilihan makanan berdampak langsung pada kualitas hidup dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia menghadirkan seminar tentang pangan sehat dan gizi dengan pemateri dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta pihak kampus. Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya pola konsumsi yang tepat dalam mendukung kesehatan sekaligus keberlanjutan.

Selain seminar, FanFest 3.0 juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi yang mengangkat isu pangan sehat. Di antaranya lomba poster bertema olahan pangan sehat dan bergizi, serta lomba video edukatif yang mengulas mitos dan fakta seputar makanan.

Peserta kegiatan ini berasal dari kalangan mahasiswa serta pelajar SMA/SMK sederajat. Keterlibatan generasi muda menjadi fokus utama, mengingat mereka merupakan kelompok yang akan menentukan pola konsumsi di masa depan.

Agri menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya memilih makanan sehat, terutama yang berbahan dasar pangan lokal.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung kesehatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak generasi muda, sehingga kesadaran akan pentingnya pangan sehat dan bergizi tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar