Bursa Calon Sudah Muncul, Musda Golkar Kota Tasikmalaya Tunggu Kepengurusan Jabar Rampung

Musda Golkar Kota Tasikmalaya
Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, H Muhammad Yusuf saat memimpin halal bihalal, Kamis (23/4/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Agenda Partai Golkar Kota Tasikmalaya yang semestinya bergerak ke Musyawarah Daerah (Musda) masih tersendat di urusan administratif. Ironisnya, di luar forum resmi, bursa calon ketua sudah lebih dulu “berisik”.

Walaupun demikian, soal Musda ini sempat jadi bahasan dalam suasana Halal Bihalal DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Kamis (23/4/2026) di sekretariatnya, yang semula hangat oleh saling maaf, namun tak sepenuhnya steril dari obrolan politik.

Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf menegaskan, proses Musda belum bisa berjalan karena Surat Keputusan (SK) kepengurusan tingkat provinsi belum turun. Meski begitu, ia mengakui dinamika dorongan politik tetap ada.

Baca Juga:Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya Kian Terbengkalai, Janji Rehabilitasi Tahun ini Jadi AsapMomen Haru Pelepasan Haji Kota Tasikmalaya, Pemerintah Titip Doa dan Ingatkan Disiplin Koper

“Belum keluar SK-nya. Kepengurusan sudah disusun, tapi kan harus sah dulu. Kalau ada perintah partai, ya harus siap,” ujarnya, memberi sinyal bahwa arah pencalonan masih menunggu “komando” struktural.

Di sisi lain, Sekretaris DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Eris Hermawan memilih meredam spekulasi.

Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan tahapan Musda berjalan sesuai mekanisme, bukan pada siapa yang akan maju.

“Internal belum ada pembahasan nama. Kita fokus penyelenggaraan dulu. Pembentukan SC dan OC juga menunggu edaran resmi,” tuturnya.

Secara hierarki, lanjut Eris, proses Musda harus menunggu rampungnya Munas, lalu Musda provinsi. Setelah itu, barulah kota/kabupaten mendapat jadwal.

Ia memperkirakan Musda di daerah baru bisa digelar sekitar dua hingga tiga bulan setelah kepengurusan provinsi definitif.

“Logikanya, satu bulan susun kepengurusan, satu bulan proses SK, baru turun ke daerah. Jadi wajar kalau Musda kota kabupaten mundur,” tambahnya.

Baca Juga:Pra Rekon Kasus Asusila Pedagang Bakso di Kota Tasikmalaya Masih “Ngambang”, Polisi Uji VersiTurnamen Bulutangkis Senior Internasional Membludak, 3.000 Atlet Serbu Hundred Hoo Haa Cup 2026

Meski secara formal belum bergerak, percakapan di luar forum sudah jauh melangkah.

Dua nama yang santer disebut bakal bertarung adalah Eris Hermawan sendiri dan anggota DPRD Fraksi Golkar, Nurul Awalin. Namun, tak menutup kemungkinan bakal ada kejutan lain.

Namun, hingga kini, semua masih sebatas wacana. Di atas kertas, Musda belum dimulai. Di bawah meja, mesin politik tampaknya sudah mulai dipanaskan—pelan, tapi pasti.

0 Komentar